Warga Terdampak Calon Bandara Kulon Progo Datangi Kantor Pajak Pratama Wates

Daerah, Regional899 views

Kabarone.com, Yogyakarta – Warga 5 desa terdampak pembagunan calon bandara baru di Temon Kulon Progo, hari ini (1/8/16) melakukan penyampaian aspirasi ke kantor Pajak Pratama Wates (KKP Pratama Wates). Kedatangan para warga yang setuju atas adanya bandara baru ini, terkait dengan pembayaran pajak selaku penjual atas tanah yang dibeli oleh angkasa pura.

Dalam posisi sebagai penjual, para warga berkeinginan adanya dispensasi atas pajak tersebut. Bahkan mereka berharap, pajak bagi mereka zero atau nol rupiah.

Masa yang berjumlah 500an terdiri dari warga desa Palihan,Jangkaran, Sindutan, Kebonrejo, Glagah. Perwakilan dari warga berjumlah 10 orang (Heru,Asmono,Sarjianto,Bayu,Nanang,Totok,Gunawan,Rosyid,Mukayat,Nur Aini) yang masuk ke kantor di terima kepala Seksi Pengawasa dan Konsultasi KKP Pratama Wates,Ageng Taliroso.

Salah satu perwakilan mengatakan, “Kami menuntut kembali apa yang pernah dilakukan saat sosialisasi oleh para pemangku kebijakan. Bahwa saat sosialisasi dulu, warga yang mendukung adanya Bandara baru akan di bebaskan pajak, bila warga menurut pemerintah dalam hal ini angkasa pura” kata Asmono.

Sedangkan Ageng Taliroso selaku kepala seksi pengawasan dan konsultasi Pajak Pratama Wates mengatakan, bahwa proses pengadaan tanah yang akan dibangun bandara adalah dengan cara dibeli dan menjadi aset. Maka otomatis kewajiban selaku wajib pajak, akan dikenakan pajak penjual (SSP), sesuai Undang Undang.

“Sedangkan Insentif pajak yang di minta termasuk Pengurangan pajak pokok hanya bisa dilakukan bila ada keputusan menteri Keuangan atau bahkan keputusan Presiden,” kata Ageng Taliroso.

Walaupun sempat Alot, karena selama ini pihaknya selaku dari pajak tidak secara langsung ikut dalam setiap pengambilan kebijakan, Ageng akhirnya menyanggupi akan membuat surat resmi meneruskan kepada para pihak pengambil keputusan. Termasuk kepada Dirjen Pajak dan Kemetrian Keuangan Pusat selaku pimpinan.

Warga terdampak pun ahirnya menyetujui, apa yang telah di sanggupi oleh pihak KKP Pratama Wates ini. Ahirnya Warga bersedia pulang namun akan kembali menyampaikan aspirasi bila tuntutan mereka tidak diteruskan pada pihak terkait. (NSR/ mohammad natsir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *