Oknum Polisi Hakimi Warga Konut dengan Tembakan Hingga Tewas

Kabarone.com, Konut – Kejadian sangat disayangkan kembali dilakukan oknum aparat kepolisian. Salah satu oknum anggota Polresta Kendari (Agustinus Lolo) berpangkat Bripka‎ diduga melakukan penembakan terhadap seorang warga hingga menyebabkan korban .

“Korban (Alo Sutisna) adalah seorang sopir mobil truck DT 9017 UM milik Sumarna warga desa Lomondowo Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara,” kata Muhardin keluarga korban, Rabu (10/8).

Menurutnya, korban pada subuh sekitar pukul 03.00 wita, Rabu (10/8) berangkat dari Desa Lamondowo menuju Kota Kendari mengangkut Kayu Sengong untuk ramua rumah.

“Sekitar dua jam korban berangkat pihak keluarga menghubungi korban melalui telepon cellularnya namun tidak pernah diangkat, sampai pada akhirnya ada seorang warga (NN) yang menerima telepon kami dan menyampaikan bahwa pemilik Hp tertembak polisi,” ungkapnya.

Menurutnya, kejadian ini diperkirakan pukul 05.00 wita karena sekitar dua jam berangkatnya baru kami terima informasi dari warga yang kami tidak ketahui identitasnya karena kami hanya berhubungan melalui telepon korban, jelas Muhardin.

Setelah itu paman korban, Sumarna setelah menerima informasi tersebut langsung menuju ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Namun setelah di TKP, ternyata korban sudah di bawah ke RS Bhayangkara Kendari. Iapun melanjutkan perjalanan ke RS Bhayangkara untuk mengetahui kondisi korban.

Alangkah terkejut dan histerisnya paman korban karena kemenakannya yang begitu dekat dengannya, bahkan bekerja di usaha Pamannya itu sudah terbujur kaku di RS Bhayangkara. Spontan Sumarna marah dan langsung menuju ke Propam Polda Sultra untuk melaporkan kejadian ini hingga masalah ini sudah ditangani Propam Polda Sultra.

“Sampai saat ini, pihak kepolisian belum ada yang menemui pihak keluarga sehingga kami selaku keluarga sangat kecewa dan sangat prihatin akan kejadian ini, karena itu kami meminta kepada pucuk pimpinan Polri untuk bertindak tegas dalam kasus ini, mengingat kejadian ini juga bukan suatu wilayah tugas TSK, dan korban tak memiliki apapun masalah dan bahkan kami merasa sangat kehilangan karena korban sangat baik tingkah lakunya,” ungkap Sumarna.

Menurut Sumarna, Korban Alo Sutisna alias Tisna (31) ini merupakan tulang punggung keluarganya, dan meninggalkan dua orang anak yang masih kecil dan seorang isteri yang tak memiliki kerja selain urus rumah tangga (IRT).”Pihak yang menemui kami sampai saat ini baru pihak Pemerintah Daerah (Camat) dan DPRD Konawe Utara (Rasmin Kamil) Komisi A,” sambungnya.

Menurut keterangan sumber lain, bahwa korban ditembak dari luar pintu mobil melalui jendela, karena kaca jendela mobil samping sopir pecah dan peluru bersarang di leher korban, saat ini korban masih di RS Bhayangkara untuk dikeluarkan proyektil peluru yang ada dileher korban.

Rasmin Kamil Anggota Komisi A DPRD Konawe Utara, saat menemui keluarga korban mengungkapkan, meminta dengan tegas kepada pimpinan Polri untuk menindak tegas oknum yang bersangkutan karena telah menghilangkan nyawa orang dengan menggunakan tindakan yang tak seharusnya dilakukan.

“Saya hampir tak bisa berkata-kata, bayangkan saja teroris saja diadili, bandar narkoba di adili, kenapa hanya memuat kayu ditembaki, karena itu mari kita semua element masyarakat Konawe Utara untuk secara bersama-sama mengusut tuntas kasus ini. Karena ini sudah sangat disayangkan dan perlu aparat yang melakukan penembakan itu dilepas pakaian dinasnya, dicopot dari dinas kepolisian karena telah melakukan tindakan yang memalukan institusi Kepolisian,” tegas Rasmin Kamil.

Rasmin pun menegaskan bahwa oknum tersebut harus diusut tuntas karena hal ini sudah sangat melenceng dari tugas sebenarnya. “Karena tak boleh langsung melakukan tindakan penembakan apalagi korban hanya membawa mobil memuat kayu, itupun kayu ada surat (Ijin). Sehingga TSK perlu ditindak tegas,” cetusnya.(K7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *