Pekerjaan di Ditjen Bina Konstruksi Harus Tepat Waktu, Mutu dan Biaya

Nasional1,308 views

Kabarone.com, Tangerang – Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Yusid Toyib menegaskan bahwa dalam melaksanakan tugas amanat negara, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus melakukannya dengan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya. Hal itu ditegaskannya dalam Bimbingan Teknis Tertib Administrasi Keuangan Pelaksanaan Anggaran Pembinaan Jasa Konstruksi pada Satuan Kerja-Satuan Kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi (DJBK), di Tangerang, Jum’at (12/08).

“Artinya dengan waktu, anggaran, dan sumber daya yang telah ditetapkan, kegiatan dapat dilaksanakan dengan kualitas yang baik dan tepat sesuai sasaran. Tentunya, prinsip ini harus dapat dilaksanakan, mengingat saat ini ada pengurangan anggaran, namun kualitas harus tetap terjaga,” ujar Yusid.

Menurutnya, ada 208 kegiatan di Ditjen Bina Konstruksi yang harus dikelola dan dikoordinasikan agar tidak ada overlapping. “Oleh karenanya kita perlu strategi khusus”, tutur Yusid.

Salah satu caranya, lanjut Yusid, yakni dengan melaksanakan Project Management Office (PMO) yang meliputi ; evaluasi dan analisis setiap proyek yang diusulkan dari sisi cost and benefit analysis dan tingkat resiko, rekomendasi kepada manajemen atas proyek-proyek yang diusulkan serta evaluasi dan monitoring pelaksana proyek secara berkala.

“Meski demikian, Dirjen Bina Konstruksi meminta kepada seluruh jajaran di lingkungan DJBK agar tertib administrasi keuangan dalam melaksanakan anggaran. Saya harap tidak ada lagi laporan pelanggaran pelaksanaan anggaran di tahun-tahun mendatang. Karena itu dari mulai tahap perencanaan, pelelangan pelaksanaan hingga serah terima pekerjaan harus tertib sesuai aturan,” ungkap Yusid.

Disinilah menurutnya peran pengendalian baik dari pimpinan maupun dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sangat diperlukan. Pengendalian harus dilaksanakan Pimpinan dalam rangka memastikan pencapaian tujuan kegiatan sesuai dengan target yang ditentukan. Pimpinan juga harus mengendalikan pelaksanaan agar sesuai estimasi rencana awal.

“Sementara, PPK yang merupakan wakil Direktur sebagai kepala satuan kerja (Kasatker) berperan sangat krusial dalam proses pengeluaran anggaran belanja negara, sehingga keefektifan anggaran dapat tercapai.,” pungkasnya. (DN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *