by

255 ASN Pemkab Bulungan Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI

Kabarone.com, Bulungan – Sebanyak 255 aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Bulungan mendapat tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI atas pengabdian dan kesetiaan selama 10, 20 dan 30 tahun. Penganugerahan disampaikan oleh Bupati Bulungan, H Sudjati, SH berlangsung di ruang serbaguna Kantor Bupati Bulungan, Jumat (19/08).

Total 255 aparatur yang mendapat satyalancana di lingkungan Pemkab Bulungan terdiri 70 aparatur mendapat satyalancana karya satya emas atau telah mengabdi selama 30 tahun, 63 aparatur mendapat satyalancana atas pengabdian selama 20 tahun dan 122 aparatur mendapat satyalancana atas pengabdian selama 10 tahun. Aparatur terdiri dari badan, dinas, kantor, kecamatan, kelurahan serta para guru sekolah. Penganugerahan oleh Presiden RI ini juga dalam rangka peringatan HUT RI ke 71 di tahun 2016.

Dalam sambutannya, Bupati Bulungan H. Sudjati menyampaikan, bahwa aparatur yang mendapat tanda kehormatan dari Presiden RI mulai dari tingkat pelaksana atau staf, guru, kepala sekolah, hingga camat dan kepala dinas.

“Penghargaan ini juga sebagai pendorong atau motivasi bagi saudara-saudara maupun rekan-rekan lainnya di bidang tugas masing-masing secara bertanggungjawab dan profesional,” tandasnya.

Diterangkan Bupati bahwa, tema peringatan HUT RI ke 71 tahun 2016 yaitu Indonesia Kerja Nyata yang maknanya bagi aparatur pemerintah yaitu meningkatkan kinerja membangun Kabupaten Bulungan di segala bidang.

Dalam amanat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang dibacakan oleh Bupati, bahwa tema dari kerja nyata memiliki 4 pesan utama. Pertama yaitu kerja nyata merupakan penyulut bagi ASN untuk bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat.

“Lalu kerja nyata menuntut kita membuka pikiran dan hati agar mau bekerja keras dengan semua pihak dalam menyukseskan pembangunan nasional, mewujudkan reformasi birokrasi dan pemerintahan kelas dunia,” tuturnya.

Kemudian kerja nyata dengan bekerja secara profesional dan akuntabel didasari dengan integritas.Keempat yaitu kerja nyata untuk bekerja di luar kebiasaan atau out of the box dan senantiasa mencari ide-ide baru demi meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

“Tingkatkan loyalitas, dedikasi dan tanggungjawab dalam konteks kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat sehingga saudara-saudara dapat menjadi panutan serta teladan bagi aparatur sipil negara lainnya dan masyarakat pada umumnya,” pungkasnya. (Mudi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *