Kelangkaan Gas 3 Kg Diduga Dipermainkan Oleh Pemilik Depot

Daerah, Regional608 views
Kabarone.com, Cirebon – Masyarakat Desa yang khusus nya ada di kecamatan  Gegesik kabupaten Cirebon belakangan ini dibuat bingung oleh para oknum pedagang atau Distributor GAS 3 kg. Karena akhir-akhir ini warga sulit untuk mencari gas yang berat nya 3 kg, diwarung terdekat pun tidak ada.
Warga pun menduga hal ini dipermainkan oleh para pemilik atau agen dan distributor yang ada di kecamatan Gegesik.
Hal itu diamini salah satu pedagang kelontongan  (Warung, Red ) mengaku bernama Mashuri. “Saya selaku pedagang kelontongan merasa kecewa dan kesal atas ulah para agen dan distributor yang ada di kecamatan gegesik ini karena bukan mencukupi kebutuhan para pedagang yang ada di gegesik kini justru diduga dijual ke luar kecamatan seperti kecamatan kaliwedi, kecamatan susukan, bahkan ke kecamatan lainnya,” ungkapnya.
Lebih jauh Mashuri menambahkan bahwa dirinya sering kali tidak dapat pasokan gas untuk dijual. “Ini kan untuk kebutuhan para warga gegesik yang nota bene untuk keperluan dapur seperti memasak dan kebutuhan lainnya, tapi ini justru dibuat bingung sehingga banyak yang kocar kacir mencari gas ukuran 3 kg kesana kemari,” tukasnya.
Hal itu menurutnya sudah tidak benar dan ia pun meminta  Disperindag kabupaten Cirebon turun tangan atas tindakan nakal para pemilik DO atau agen.
“Itu menurut saya jelas tidak benar adanya kalau memang ditributor atau agen yang semacam itu. Sebaiknya Disperindag kabupaten Cirebon turun tangan atas tindakan nakal para pemilik DO atau agennya. Karena kalau dibiarkan seperti ini terus menerus justru dibuatlah kesempatan oleh para agen di kecamatan gegesik ini,” ujar Mashuri dengan nada kesal.
Lain hal nya dengan udin pemilik ” Depote 21 Muda ” warga desa gegesik wetan. Menurutnya bahwa itu tidak ada aturan untuk pembatasan penjualan se-Kabupaten Cirebon selagi stok masih ada untuk dikabupaten cirebon.
“Kecuali dijual di luar, ke kabupaten lain,” ujar udin saat dikonfirmasi wartawan dikediamannya. Bahkan udin juga memohon supaya permasalahan ini jangan dimuat. (Sukadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *