Kejagung Tingkatkan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi BPS Anggaran 2015

Hukum714 views

Kabarone.com, Jakarta – Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Rompi dan Topi Petugas INDA dan Panitia SE-2016 dan Pengadaan Tas dan ATK Petugas INDA dan Panitia SE-2016 pada BPS Tahun Anggaran 2015

Perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan rompi dan topi petugas INDA dan Panitia SE-2016 dengan pelaksananya CV. Elya Berkat dengan nilai kontrak sebesar Rp. 26 Milyar.dan pengadaan tas dan ATK Petugas INDA dan Panitia SE-2016 dengan pelaksananya PT. Piramida Karya Mandiri dengan nilai kontrak sebesar Rp. 27 Milyar pada Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun Anggaran 2015, adalah sebagai berikut :

Tim Penyidik telah mengagendakan dan melakukan pemanggilan secara patut terhadap 2 (dua) orang Saksi, yaitu ;
Slamet Hutajulu jabatan Direktur PT. Sagapo Express.
Dyana Arjani jabatan Direktur PT. Duta Karya Packindo.

Sekitar pukul 10.00 Wib telah hadir Saksi memenuhi panggilan Penyidik dan dilakukan pemeriksaan pada pokoknya menerangkan bahwa Slamet Hutajulu menerangkan bahwa yang bersangkutan mengirimkan pengadaan rompi dan topi petugas INDA dan Panitia SE-2016 pada Badan Pusat Statistik (BPS) tahun anggaran 2015 ke seluruh Indonesia.

Dyana Arjani menerangkan bahwa yang bersangkutan membungkus (packing box) pengadaan rompi dan topi petugas INDA dan Panitia SE-2016 pada Badan Pusat Statistik (BPS) tahun anggaran 2015 untuk dikirim ke seluruh Indonesia.kata kapuspenkum.kejagang M.Rum.

Bahwa Tim Penyidik dalam pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan rompi dan topi petugas INDA dan Panitia SE-2016 dan pengadaan tas dan ATK Petugas INDA dan Panitia SE-2016 pada BPS Tahun Anggaran 2015 telah melakukan pemeriksaan Saksi sebanyak 20 (dua puluh) orang.(sena)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *