Tabrakan Di Parit Tiga Timbulkan Polemik

Hukum1,356 views

Kabarone.com, Babel – Telah terjadi tabrakan antara dua kendaraan sepeda motor di simpang Perumnas, Desa Parit 4, Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat (6/11). Tabrakan itu melibatkan sepeda motor merek Yamaha Mio yang dikendarai oleh Yana warga Desa Sekar Biru, dengan sepeda motor merek Honda Repsol yang dikendarai oleh Wahid (23) berboncengan dengan Yadi (22), warga asal Lampung domisili di Dusun Jebu Laut, Desa Kelabat. Kejadian tabrakan tersebut telah menimbulkan keresahan mendalam bagi Sukirman (50), juga warga Dusun Jebu Laut.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Sukirman kepada Kabarone.com (10/11), salah satu sepeda motor yang terlibat tabrakan, yaitu merek Honda Repsol plat nomor BG 4782 YT adalah miliknya. Sebelumnya sepeda motor tersebut dipinjami Yadi, namun setelah lebih seminggu dipakai tidak dikembalikan, sementara Yadi juga tidak bisa dihubungi, Sukirman merasa ada yang tidak beres. Kemudian ia berinisiatif melaporkan masalah tersebut ke Kantor POLSEK Parit Tiga dan Jebus (20/10), laporan itu kemudian oleh polisi diverbal.

Namun naas, tak lama setelah ia melapor, terjadi tabrakan tersebut. Sukirman tahu ada tabrakan dan dikenali salah satu sepeda motor yang terlibat adalah miliknya yang ia cari. Ia tahu dari rekannya yang kebetulan ada dilokasi yaitu Rudi (38), warga Dusun Jampan. Yang disesalkan Sukirman, polisi tidak menghubunginya terkait insiden tersebut, padahal kejadian hingga saat ini sudah lebih 4 hari. Sementara saat ia melapor ke polisi, semua perihal sepeda motornya, baik STNK dan juga nomor HP, ia tinggalkan dalam laporan polisi. “Terkait insiden tabrakan tersebut yang ternyata salah satu sepeda motor yang terlibat ternyata milik saya, justru saya tahu dari Rudi, bukan dari anggota polisi yang telah saya laporkan kehilangan itu”, ujar Sukirman bernada kesal.

Kanit Lantas POLSEK Parit Tiga dan Jebus, Brigadir (Pol) Herman, atas seijin Kapolsek Parit Tiga dan Jebus, Kompol Alam Bawono, SIK mengatakan, Kecelakaan itu terjadi dengan salah satu pengendara yaitu Wahid yang memboncengi Yadi, dalam keadaan mabuk sehabis menenggak 5 kaleng bir dirumahnya. Dalam insiden tabrakan itu, polisi memang tidak menghubungi Sukirman, sebab terlepas kendaraan yang dipakai milik siapa, yang diperkarakan adalah pengendaranya. Polisi tidak mau menambah beban Sukirman dengan kembali memanggilnya, sebab dia adalah korban. Untuk laka lantas itu diusahakan penyelesaian secara kekeluargaan, dimana masih diusahakan menemui keluarga Wahid agar ada musyawarah, sebab sepeda motor milik Yana rusak parah walaupun Yana hanya menderita luka ringan. Namun jika kemudian penyelesaian kekeluargaan buntu, perkara akan diteruskan. Masa penungguan ini karena salah satu pengendara yaitu Wahid masih dalam perawatan dirumah sakit, dan belum sempat ditemui. Sementara tersangka Yadi yang dalam tabrakan tersebut menderita patah tulang telah ditahan dan dititipkan di POLRES Bangka Barat di Muntok. “Yadi ditahan terkait pelarian sepeda motor, sebagaimana yang telah dilaporkan oleh Sukirman”, jelas Herman. (Suhardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *