Reuni “Kekeluargaan” Aloemni Mahasiswa Nias Yogyakarta

Daerah, Regional1,141 views

Kabarone.com, Yogyakarta – Ikatan Keluarga Nias (IKN) Alumni Nias di Yogyakarta menyelenggarakan Reuni Sosial-Kekeluargaan di Wisma LPP Hotel Garden. Selasa (27/11) lalu. Finsen Mendrofa, SH Alumni Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta Kepada KabarOne di ucapkan nya bahwa hal ini bertujuan untuk membangun sinergitas inter alumni dengan mahasiswa Nias yang masih menimba ilmu di Perguruan Tinggi Yogyakarta.

” Sinergitas ini diarahkan untuk membangun Kampung-halaman di Kepulauan Nias melalui pembangunan di berbagai sektor khususnya pariwisata dan perikanan, dan sekaligus membangun jejaring antar komunitas warga Nias. ” Ucap Finsen Mendrofa saat di konfirmasi via seluler, Minggu (27/11)

Menurutnya, dari catatan organisasi orang Nias yang datang untuk belajar di Perguruan Tinggi di Yogyakarta dimulai sekitar pada tahun 60-an, baik yang diutus oleh gereja maupun dengan biaya sendiri.

” Setiap Tahun Mahasiwa Nias terus bertambah belajar di berbagai Perguruan Tinggi. Sekarang ini, jumlah mahasiswa Nias di Yogyakarta berjumlah sekitar 700-an orang, datang dari berbagai kabupaten dan kota se Kepulauan Nias. ” Paparnya.

Finsen Mendrofa yang juga berprofesi Advokat itu menyebutkan bahwa untuk menghimpun dan memberdayakan warga Nias sebanyak ini, yang sebagian besar adalah mahasiswa, secara organisasi tidak hanya melalui Ikatan Keluarga Nias Yogyakarta, tetapi juga dengan organisasi mahasiswa Nias di setiap Perguruan Tinggi.

” Sekarang ini para alumni bekerja dan membina karir profesional di berbagai daerah. Sebagian diantaranya kembali ke Nias, mengabdi sebagai PNS, dan menempati posisi strategis pengambilan kebijakan daerah. Sebagian lagi di daerah lain, seperti Medan, Jakarta, Bandung, dan kota-kota besar lainnya di nusantara. ” Ujarnya.

Adapun jumlah peserta yang hadir pada acara pelaksanaan Reuni sosial-kekeluargaan yang dilaksanakan pada Tanggal 26-27 November 2016 Lalu sebanyak 150 orang, ditambah mahasiswa dan keluarga Nias di Yogyakarta.

” Materi yang dibicarakan, disamping konsep pemikiran Pembangunan Pariwisata dan Perikanan di Kepulauan Nias, tetapi juga membicarakan langkah-langkah mengorganisasikan para Alumni yang tersebar di berbagai tempat dan Profesi yang kini menyebar, baik di dalam mupun di luar negera, baik di Nias maupun di perantauan. ” Sebut Wardaniman Larosa, SH. Minggu (27/11).

Dijelaskan nya, bahwa Hal manarik lain yang dibicarakan dalam pertemuan sosial-kekeluargaan ini adalah Sharing antar Alumni dan Transformasi nilai-nilai selama tinggal dan belajar di Yogyakarta.

” Yogyakarta “ kaya ” dengan banyak nilai. Wilayah ini sebagai salah satu pusat budaya Jawa dan perjumpaan dengan Mahasiswa dari berbagai Etnis dan Budaya di Nusantara, dan juga luar Negeri, banyak mempengaruhi keberadaan para alumni sekarang ini. Pada pertemuan ini, nilai-nilai ini digali bersama dan ditransformasikan kepada mahasiswa Nias yang menimba ilmu di Yogyakarta.
Hal menarik lainnya, adalah pemahaman tentang Yogyakarta pada masa pendidikan para alumni ini dahulu. ” Terang Warda Larosa.

Larosa memaparkan bahwa Yogyakarta dimaksud bukan hanya Kota Yogyakarta dalam pengertian administrasi pemerintahan dan teritorial, akan tetapi Yogyakarta dalam pengertian yang lebih luas, atau tepatnya Yogyakarta dan sekitarnya, meliputi daerah-daerah lain di Jawa Tengah, antara lain Magelang, Salatiga, Semarang dan Solo.

Lanjutnya, Dalam pertemuan rutin yang diorganisasikan Ikatan Keluarga Nias Yogyakarta pada waktu itu, mahasiswa dan keluarga yang tinggal di daerah-daerah ini juga datang dan ikut serta. Jumlah komunitas Nias di Yogyakarta lebih banyak dibandingkan daerah lain.

” Kerinduan untuk berjumpa dan berinteraksi dengan banyak warga Nias, dengan menggunakan bahasa daerah, menjadi salah satu pendorong, hadir pada pertemuan-pertemuan. ” Tuturnya Mengakhiri. (Fr. Lature)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *