Tertangkap Mencuri Sepeda Ontel, Sepasang Bule Australia Diarak Keliling

Wisata919 views

Kabarone.com, NTB – Sepasang muda mudi bernasib malang ketika berlibur ke Gili trawangan, pulau kecil mungil itu yg memiliki daya tarik tersendiri yang sangat menarik untuk dikunjungi, panorama alam bawah lautnya yg indah dan mempesona, airnya yg jernih serta pantainya yg berpasir putih menambah keindahan pulau gili terawangan untukmenyaksikan langsung Sunrise,apalagi jika berdua dengan kekasih pujaan hati. akan halnya dengan pasangan ini,bermaksud melepas hari liburnya bersama sang kekasih, di pulau kecil nan indah itu,  yg terletak di arah barat laut pulau lombok. ia baru saja tiba dipulau itu dan ia sangat kelelahan sehingga ia secara sepontanitas melihat dua buah sepeda terparkir di halaman hotel ketika ia sedang beristirahat, sehingga timbul niatnya untuk mengambil sepeda tersebut untuk dipakai berkeliling pulau, namun naas baginya, aksinya tersebut terekam oleh CCTV milik hotel ujar Mutamad Ka Scurity Gili Island kepada kabar one minggu (11/12)  sehingga tidak sulit untuk meringkus pasangan muda mudi tersebut di pulau yg memiliki panjang -+2 km,serta lebar -+1,5 Km tersebut.

Mulanya ketika ia diringkus ,kedua pelancong tersebut yg belakangan diketahui berinisial BJ.26 th dan TA 25, th berasal dari Austrlia, tidak mau mengakui perbuatannya bahkan sempat ngotot dan menentang scurity gili island, hanya saja ketika ia diperlihatkan Rekaman CCTV nya, barulah ia melunak dan mengatakan “I’m sorry, Im stupid” belitnya.

Setelah itu oleh petugas scurity gili island menjelaskan kepada pasangan sejoli tersebut konsukuensi yg harus diterimanya, yakni sesuai dengan Awik awik yg berlaku disana yaitu harus diarak keliling pulau oleh warga dan didampingi petugas scurity gili island.  Usai diarak keliling kedua pasangan tersebut yakni BJ dan TA diberi dua pilihan yaitu dilanjutkan melalui jalur hukum ,atau mengganti semua kerugian yg ditimbulkan atas perbuatannya itu. Mengingat salah satu sepeda ontel yg dicurinya raib entah kemana, ia sendiri tidak tahu siapa yg mengambilnya,sebab semalam ia terlalu banyak minum minuman beralkohol,sehingga sepeda tersebut dilepas begitu saja.
Namun pasangan muda mudi yg dimabuk cinta itu memilih memberi ganti rugi dan selanjutnya menanda tangani surat perjanjian ,harus meninggalkan pulau gili trawangan dalam waktu paling lama 1 x 24 jam sejak surat perjanjian tersebut ditanda tangani.dan tidak boleh lagi berkunjung ke gili trawangan dalam waktu 3 tahun sejak perjanjian tersebut ditanda tangani. dan pada akhirnya pasangan asal Australia tersebut meninggalkan gili trawangan menuju pulau Dewata Bali pukul 4’30 wita.
Sementara itu kepala Desa gili indah H. Taufiq mengatakan kepada wartawan bahwa aturan Awik Awik berlaku kepada semua orang , baik itu wisatawan maupun Masyarakat yg kedapatan melakukan tindak kriminal, kita usir mereka ,dan tidak boleh lagi datang ke sini, guna memberi efek jerah yg berbuat tindak kriminal di pulau yg hidup dengan hasil wisata itu. Bahkan ada beberapa wisatawan asing lainnya yg pernah dihukum serupa pangkasnya..
Tidak dilanjutkannya kasus ini kepada rana hukum, mengingat pelaku tidak berniat untuk mencuri, hanya iseng saja ,ya tahulah mereka masih muda berfikiran seenaknya, alasannya iseng dikira gili trawangan begitu bebas, lagi pulah kemana ia mau bawa sepeda tersebut jika benar ia berniat untuk mencurinya, paling hanya dia pakai keliling pulau saja ujar kepala scurity gili island. gili trwangan Mutamad .
Sebab kendaraan yg biasa dipakai di sini hanya sepeda dan cudomo. .(Delman)  pulau ini merupakan pulau bebas polusi jauh dari kebisingan kota. gili trawangan merupakan Destinasi favorit dunia dan salah satu tempat yg paling menarik dikunjungi ,masuk 10 top Region paling recommonded  di dunia untuk dikunjungi. oleh karena itu kami sangat menjaga agar tindak kriminal tidak ada sama sekali di  pulau gili trawangan ini. .sebab ini bukan hanya milik bangsa akan tetapi milik seluruh bangsa di dunia ini tangkasnya. (Iwan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *