Eksekusi Kawasan RW 5 Keluarahan Semampir Kediri, Diwarnai Tangisan dan Ketakutan Anak-anak

Daerah, Regional640 views

Kabarone.com, Kediri Kota – Suasana sejak pagi di hari menjelang eksekusi kawasan eks lokalisasi RW5 Kelurahan Semampir Kota kediri terlihat tegang.Hampir 1000 lebih aparat gabungan mengikuti apel di halaman Kelurahan Semampir mulai Kepolisian,TNI,Pol PP,DKP,Dinkes,BNPB,Dishub ,DinSos dan beberapa satker di pemkot kediri Kamis (15/12/16).

Sementara di tempat lokasi dari pantauan Kabarone terlihat warga memilih bertahan di dalam rumah.Sementara aparat juga sudah mulai terlihat di beberapa titik.Ada kejadian penangkapan oleh aparat terhadap salah satu warga RW 5 yang juga tokoh yaitu Imam A.

Saat sedang duduk di depan warung pojok selatan depan pos tiba tiba mobil hitam spin berhenti dan memasukan Imam ke mobil tersebut lantas segera meninggalkan tempat.Sontak awak media mengejar namun tidak sampai.

Sementara itu Kpaolsek Kota Kompol Totok ketika di konfirmasi enggan berkomentar apapun,dan juga beberapa anggota di tempat tidak bersedia berkomentar.Hanya keluarga kyang bersangkutan menyayangkan penangkapan tersebut.

Sesaat kemudian rombongan barisan keamanan tiba di lokasi depan pos yang di pimpin langsung Kabag Ops Kompol Ketut Mudita.dalam himbauanya kepada warga yang bertahan agar tidak melakukan perlawanan dan segera mengosongkan rumah mereka masing-masing.

“Jangan coba-coba melakukan perlawanan atau mencoba melawan petugas”,ujarnya.

Sementara itu kuasa hukum warga Semampir RW 5 Priyo menyayangkan beberapa elemen masyrakat juga Ormas yang mendampingi warga namun tidak ada satupun.namun dirinya menambhakan tidak menyuruh warga bertahan atau meninggalkan rumah mereka,semuanya ada di tangan warga.

“Saya di sini kapasitasnya sebagai penengak hukum dan menghormati hukum,namun yang ada di sini hanya penguasa yang melkampui batas “,terangnya.

Setelah himabuan dari pihak keamanan lantas satu persatu isi rumah warga di keluarkan oleh petugas satpol PP dan di catat di bantu pihka keamanan lain.Tak ketinggalan listrik merekapun lant5as di cabut oleh pihak PLN yang juga ikut dalam penggusuran tersebut.

Seorang warga sempat menangis dan menyayangkan pemerintahan Kota yang mereka nilai tidak berpihak keapada rakyat.terlihat juga anak-anak kecil yang menangis ketakutan melihat banyaknya orang.

Sementara itu Kabag Humas Pemkot Kediri Afif Permana mengatakan pihaknya sudah memberi batas toleransi dan memberikan dana kerokhiman.Dan juga di beri dana untuk mengontrak maximal 5 juta namun itu langsung di serahkan ke yang punya kontrakan.

Masih menurut Afif warga RW 5 juga warga mereka dan akan di tempatkan di penampungan sementara samapai mereka mendapatkan kos dan juga tempat tinggal.

“Sementara di tempat penampungan dan pemkot akan membaiayai kebutuhan mereka selama di penampungan”,imbuhnya.

Dengan pengamanan yang super ekstra tentunya kondisi di Semampir relatif kondusif dan tidak terjadi gejolak.Pantauan Kabarone sisi utara sebagian sudah rata dengan tanah.(sis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *