Kapolres Paparkan Pembentukan Tim Saber Pungli dihadapan SKPD, Camat Hingga Tingkat Desa

Hukum594 views

Kabarone.com, Bojonegoro – Untuk Mengantisipasi Adanya Pungutan Liar atau biasa dikenal Pungli Pemkab Bojonegoro Menggelar rapat sosialisasi implementasi keterbukaan dokumen kontrak, Kapolres paparkan tentang pembentukan tim saber pungli yang telah di sahkan oleh Bupati Bojonegoro tanggal 29 Desember 2016. Acara rapat yang dihadiri Bupati, seluruh SKPD, Seluruh Camat, Seluruh Kades, seluruh ketua RT dan Ketua RT se-Kabupaten Bojonegoro di adakan di aula Angling Dharma Pemkab Bojonegoro pada hari Jum’at (13/01/2017) sekira pukul 09.00 wib.

Dalam sambutannya Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro, SH., SIK., M.Si mengatakan bahwa pada tahun 2017 ini pihaknya memiliki komitmen tinggi apa yang menjadi kebijakan termasuk Presiden RI, Joko Widodo yaitu tentang pembentukan tim saber pungli di tingkat daerah. Pembentukan tim saber pungli ini sesuai dengan perpres nomor 87 tahun 2016 dan di bojonegoro sendiri pembentukan tim saber pungli dibentuk berdasarkan SK Bupati Nomor/188/300/KEP/412.11/2016.

“Kita harus terus berpacu meningkatkan prestasi dan hiduplah pada zamannya kalau kita tidak mau berubah maka kita akan tergilas dengan perubahan itu sendiri”, ajak Kapolres kepada seluruh peserta yang hadir.

Masih dalam sambutannya, Kalau Pemkab mau maju, apa yang menjadi kebijakan dari Bupati harus didukung oleh semua pejabat yang dibawahnya, semua SKPD mulai dari pegawai, camat, kades, dan RW sampai dengan RT, karena bapak Bupati tidak bisa bekerja sendiri.

“Semoga tahun 2017 semakin sukses dan sukses”, harap Kapolres.

Selain dari pada itu, Kapolres juga menjelaskan tentang adanya tim saber pungli, dimana posisi Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro menjadi penanggung jawab tim tersebut. Tugas tim saber pungli yaitu melaksanakan pemberantasan pungli secara efektif dan efisien dengan menggunakan sarana prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada.

Masih dalam sambutannya, Kapolres mengungkap bahwa dalam siklus kehidupan semua kegiatan dari awal lahir sampai kematian di muka bumi ini berpotensi adanya pungli. Seperti contohnya penerbitan akta kelahiran, mendaftar sekolah, mengurus SIM, KTP, memasuki bangku kuliah, mencari pekerjaan, jabatan, izin nikah, sampai mengurus kematian.

Masih lanjut Kapolres, misalnya di sekolah sekolah yang seolah olah dilegalkan dengan adanya komite sekolah yang meminta sumbangan yang telah ditentukan, yang tentu saja akan memberatkan wali murid. Selain itu masalah pengadaan barang dan jasa yang akan sangat rawan karena masih adanya pihak- pihak penembak diatas kuda yang memanfaatkan moment tender proyek. Semua permasalahan tersebut yang menjadi perhatian tim saber pungli dan Kepolisian khususnya Polres Bojonegoro.

Diakhir sambutannya Kapolres mengajak seluruhnya untuk sama-sama bekerjasama jangan sampai memberikan celah adanya pungli di masyarakat, serta jika ada indikasi adanya pungli segera langsung dilaporkan. “Jika melihat ada pungli, laporkan saja,” tegas Kapolres. (DAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *