Pemkab Konut Lantik Pejabat Eselon III dan IV Konawe Utara

Daerah, Regional1,006 views

Kabarone. com, Wanggudu – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dibawah pimpinan Ruksamin – Raup kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon III dan IV berdasarkan SK Bupati Konut Nomor 20 tanggal 17 Januari 2017 di Kecamatan Asera, Selasa, (17/1/17).
Pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon III dan IV untuk kecamatan Asera Kabupaten Konawe Utara dilaksanakan di aula Kecamatan Asera dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Konawe Utara Raup,S.Ag.
Hadir dalam kegiatan tersebut, H.Ruksamin Bupati Konawe Utara bersama Ibu Nur Ponirah Ruksamin Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Konawe Utara, Forum Koordinasi pimpinan daerah kabupaten Konawe Utara yakni Dan Ramil Asera Mayor Inf.Hadi Prayitno, Dan Ramil Lasolo Kapten Inf.Jafrudin, Kapolsek Asera AKP Muh.Basir, para pejabat eselon III dan IV, para kepala SKPD, Rohaniwan, para kepala desa se-kecamatan Asera serta ratusan warga Kecamatan Asera, Konawe Utara.
Adapun pejabat Eselon III dan IV yang dilantik pada hari itu adalah, Ati,S.Pd pangkat/golongan penata tingkat satu III D jabatan lama Kepala Seksi Tehknologi tepat guna dan kepadat karyaan Dinas Nakertrans Konawe Utara jabatan baru Camat Asera Kabupaten Konawe Utara eselon III A, menggantikan Moh.Nur Sain,S.Sos yang kini di tempatkan sebagai Staf Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara dan Tarjan, ST pangkat/golongan penata III C jabatan lama Staf Sekretariat daerah kabupaten Konawe Utara jabatan baru Sekretaris Camat Asera eselon III B menggantikan Sumardi,S.Pd pangkat/golongan pembina IV A yang kini ditugaskan di Staf Sekretariat daerah Kabupaten Konawe Utara, Jabir,S.Sos pangkat/golongan penata muda tingkat satu III B jabatan lama Sekretaris Lurah Asera jabatan baru Lurah Asera menggantikan Hendri Mahfud,S.Si pangkat/golongan penata muda III A yang kini ditugaskan sebagai staf sekretariat daerah Konawe Utara.
Sebelum dilantik dan diambil sumpahnya ketiga pejabat baru ini diminta untuk membaca ayat suci Al-Quran sesuai dengan Perda Nomor 4 tahun 2008, dimana setiap pejabat yang akan diambil sumpahnya dan pelantikan harus bisa membaca Al-Quran. Setelah dilantik dan diambil sumpahnya ketiga pejabat menanda tangani berita acara pengangkatan sumpah dilanjutkan oleh Wakil Bupati, Saksi-saksi dan Rohaniwan. Dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan dan pernyataan pelantikan oleh Wakil Bupati, dilanjutkan dengan penanda tanganan fakta integritas oleh ketiga pejabat yang dilantik dan surat pernyataan program oleh Camat Asera, dan dilanjutkan dengan serah terima jabatan yang diawali dengan penanda tanganan serah terima jabatan dan penyerahan dokumen personil peralatan pembiayaan dan dokumen (P3D) kecamatan Asera dari camat lama ke camat baru.
Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pula pelantikan dan pengukuhan Yusnawati,S.Pd sebagai ketua Tim penggerak PKK Kecamatan Asera oleh wakil ketua tim penggerak PKK Kabupaten Konawe Utara, berdasarkan SK Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe Utara No.22/Kep/PKK-Kabupaten/I/2017 oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Konawe Utara Ny.Sarwati Raup,S.Sos.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Moh.Nur Saing,S.Sos pejabat lama camat Asera, sebelum menyampaikan sambutannya ia membacakan sebuah pantun yang berbunyi ““Berhembus bayu, angin mengalir sejuknya hingga ke ujung pohon” Sambutlah salam pesan terakhir kusampaikan lewat rangkaian kata”.Saat memberikan sambutannya ia menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada ketiga pejabat yang baru dilantik dan apresiasi terhadap Ati yang dilantik sebagai camat Asera dan menurutnya Ati adalah satu-satunya generasi Megawati (Wanita-red) yang dilantik sebagai camat di Kabupaten Konawe Utara. “Prosesi pelantikan yang baru saja kita saksikan beberapa saat yang lalu adalah sebuah peristiwa yang ditunggu-tunggu oleh semua pihak, ada pihak yang menunggu kapan dan minta supaya terjadi peristiwa hari ini ada juga pihak tertentu yang menginginkan supaya tertunda dan tidak terjadi hari ini, kira-kira seperti itu, kata Moh.Nur Sain. Peristiwa hari ini adalah merupakan ketentuan alamiah, telah menjawab pada hari ini bahwa kodrat tidak bisa ditunda-tunda apalagi ada niat mau menghalang-halangi, garis tangan seseorang sudah ditentukan dia mau jadi apa, jadi kekuatan apapun yang menghambat kodrat Allah SWT lah yang memutuskan bahwa pada hari ini Ibu Ati,S.Pd digariskan oleh yang Maha kuasa melalui garisan tangan manusia dalam hal ini mohon ijin pak Bupati dan pak wakil Bupati kelihatannya secara lahiriah bahwa yang memutuskan atau yang mengeluarkan keputusan adalah pak Bupati tapi sebetulnya sudah digariskan oleh yang Maha Kuasa karena yang kendalikan juga Pak Bupati adalah yang diatas yang Maha Kuasa kalau pak Bupati kemarin dia katakan A bisa saja hari ini dikendalikan oleh yang Maha Kuasa Pak Bupati harus B, kira-kira seperti itu pak. Sama kemarin peristiwa 9 Desember saya katakan tidak boleh kita takabbur karena yang menentukan adalah yang Maha Kuasa dan hari ini kita saksikan bersama hasil dari 9 Desember pasangan Ruksamin – Raup yang berada di tengah-tengah kita, tidak bisa kita pungkiri bapak dan ibu sekalian, sama halnya apa yang barusan kita saksikan hari ini, ucap Moh.Nur Sain.
Menurutnya, peristiwa pelantikan camat dari dulu Pak Bupati biasanya sakral dan itu mengalami proses yang cukup panjang, biasanya sampai satu tahun biasa itu digodok calo dimasukkan dulu di laboratorium BKD atau Baperjakat, disitu di tes dilaboratorium mana yang cocok kira-kira bukan yang pantas dan tidak, tapi yang cocok hari ini mungkin si A cocok untuk hari ini dan si B mungkin di kemudian hari, itu patut kita yakini, imbuhnya. Lebih jauh ia sampaikan, selama dirinya menerima amanah selaku camat di Asera Moh.Nur Sain merupakan camat yang ke 17 dan ibu Ati camat yang ke 18 dan pada hari itu dilakukan serah terima jabatan pada 17 Januari 2017, dia berharap semoga saja menjadi pertanda baik buat dirinya dan keluarganya. Sejak tanggal 10 Juli 2014, ia menjabat sebagai Camat Asera sampai tanggal 17 Januari 2017 terhitung 2 tahun 6 bulan dan 7 hari sebagai Camat Asera, sebelum camat Asera Moh.Nur Sain menjabat camat Wiwirano selama 3 tahun dilantik 10 Juli 2011 dan dipindahkan di Asera 10 Juli 2014. Iapun memberikan apresiasi kepada semua lini dan pihak serta komponen masyarakat atas segala bantuan dan dukungannya selama dirinya bertugas di Kecamatan Asera yang mana bantuan dan dukungan semua pihak tak bisa dinilai dengan materi ataupun lainnya namun semoga Allah SWT membalasnya dengan pahala yangb berlimpah dan segala hal yang diberikan secara ikhlas dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat, iapun menyampaikan permohonan maafnya jika semua yang dilaksanakannya sebagai Camat Asera tak seperti apa yang diharapkan sebagai manusia biasa yang tak luput dari salah dan kekeliruan. Sebelum mengakhiri sambutannya kembali Moh.Nur Sain menyampaikan lagi pantunnya yang berbunyi.” “Orang Mentigi mengait tenggiri, Tenggiri dijual didalam pekan, kami yang pergi memohon diri hilaf serta salah mohon dimaafkan”.
Sementara Ati,S.Pd Camat Asera yang baru dilantik saat memberikan sambutannya mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai camat Asera, iapun bertekad untuk melaksanakan tugas sebagai camat Asera dengan sa=ebaik-baiknya dan akan senantiasa meminta petunjuk kepada Moh.Nur Sain yang merupakan seorang Camat yang senior di daerah ini terlebih lagi sudah eselon IV A. Di kesempatan yang sama Wakil Bupati Konawe Utara, Raup saat memberikan sambutannya senantiasa menghimbau agar semua pejabat yang baru dilantik untuk senantiasa berpegang teguh pada sumpah jabatannya karena sumpah itu merupakan sumpah yang bukan hanya disaksikan oleh manusia namun disaksikan oleh Allah SWT, serta memiliki tanggung jawab besar kepad bangsa dan negara, selain itu dia mengharapkan untuk senantiasa mengikuti apa yang di programkan oleh pemerintah daerah termasuk program dari Kementerian pertanian untuk ketahanan pangan dan swasembada pangan di tahun 2017 ini, terlebih lagi Menteri Pertanian RI telah berkunjung kedaerah itu. “ hari ini tiga pejabat eselon yang dilantik dan diambil sumpahnya dihadapan kita semua, karena itu laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan amanah undang-undang dan tadi sudah menanda tangani fakta integritas serta terkhusus kepada Camat Asera sudah menanda tangani pernyataan program untuk dalam jangka tiga bulan sudah menanam jagung seluas 50 HA, dan apabila tidak mampu maka bersedia untuk dicopot dari jabatannya, kata Raup. Untuk itu agar program ini diperhatikan apalagi pemerintah pusat melalui kementerian pertanian sudah datang didaerah kita, bukan berkunjung begitu saja namun telah memberikan sejumlah bantuan untuk keajuan sektor pertanian didarerah kita ini[, olehnya itu Camat bersama aparat lainnya baik di kecamatan maupun di kelurahan dan desa harus bersinergi untuk mensukseskan program pemerintah ini/, harap Raup. Lanjut dia, saat ini sudah ada mesin dan alat pertanian kita bantuan dari kementerian pertnaian yang cukup untuk kita manfaatkan seperti Jonder 12 unit, Exacavator tiga unit sudah siap jadi tak adalagi alasan untuk tidak dilaksanakan program ini, karena kita akan mendapatkan keberhasilan besar jika program ini kita jalankan dengan baik, harapnya kepada para pejabat yang baru dilantik dan kepada masyarakat Konawe Utara pada umumnya. Bahkan angin segarpun untuk para aparat desa bahwa kedepan honor aparat desa akan ditingkatkan sehingga tingkat kinerja semakin ditingkatkan begitupun Dana Desa akan bertambah jumlahnya.Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan oemberian selamat kepada ketiga pejabat yang baru dilantik.
(Andi Jumawi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *