Dukung Upsus Penanaman Jagung, Kades Tangguluri Genjot Pembukaan Lahan

Daerah, Regional708 views

Kabarone. com, Wanggudu – Pemerintah Konawe Utara dibawah kepemimpinan H. Ruksamin terus menggenjot Upaya Khusus (UPSUS) penanaman jagung hibrida. Upaya khusus ini diberi nama Siaga Upsus Penanaman Jagung Hibrida Konasara. Djun Daudo,SH Kepala Desa Tangguluri kecamatan Asera Kabupaten Konawe Utara, bersama warganya saat ini tengah membuka lahan seluas 25 Ha untuk dijadikan lahan perkebunan jagung. Luas lahan ini menurut Djun Daudo,SH bisa saja bertambah jika memang diminta oleh pemerintah daerah untuk ditambah, hal ini dikatakannya saat di temui di lokasi pembukaan lahan kebun it, Senin (6/2/17).

Ia akui bahwa sejak di programkannya penanaman jagung di daerah ini sebagai upaya khusus untuk ketahanan pangan dan swasembada pangan yang di programkan oleh Kementerian Pertanian yang kini sudah menjadi program Konasara.Setelah itu dia langsung melakukan musyawarah desa untuk membahas perintah langsung dan program bupati ini. Wargapun menurut dia merespon penuh dan sebelum warga membuka lahan dirinya terlebih dahulu membuka lahan sebagai contoh kepada masyarakat di desa Tangguluri. Hal ini dilakukannya karena mengingat Upsus ini harus di dukung penuh dan di sukseskan, jelas Djun Daudo,SH.
Sementara salah satu warga kepada Wartawan mengatakan, setelah dilakukan musyawarah desa, warga kembali diberikan contoh oleh kepala desa dengan lebih dulu membuka lahannya seluas 5 Ha, sehingga warga kini ikut membuka lahan dengan bergotong royong untuk menebang dan membersihkan lahan, akan tetapi karena kami tidak mampu menggunakan tenaga manual, kepala Desa meminta bantuan alat berat berupa Exacavator dari dinas PU Konawe Utara dan hal ini direspon langsung oleh Bupati Konut, kata Anton Kepala Dusun III Desa Tangguluri.
Sebelum mengankhiri wawancara, Djun Daudo,SH berharap agar dengan adanya Upsus Penanaman Jagung Hibrida Konasara ini, warga di desanya bisa mendapatkan penghasilan pertanian yang jauh lebih meningkat, dimana hal ini sudah mendapat dukungan penuh baik dari Bupati Konawe Utara, maupun dari Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian RI, pungkas Djun Daudo,SH.
Kini lahan seluas 25 Ha tersebut sudah sekitar 5 Ha yang siap tanam, sehingga sisa 20 Ha yang masih dilakukan pembersihan dan pengolahan agar siap tanam. (Andi Jumawi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *