Warga Bantaran Sungai Bengawan Solo Dihimbau Selalu Waspada Banjir

Daerah, Regional575 views

Kabarone.com, Bojonegoro – Hujan deras yang mengguyur daerah hulu sungai Bengawan Solo membawa dampak pada banjir yang terjadi di wilayah hulu. Melihat kondisi ini maka dua hari kedepan diperkirakan tanggal 17 dini hari Tinggi Muka Air Sungai Bengawan Solo akan mengalami peningkatan yang cepat dan di perkirakan menyentuh level siaga kuning. Hal ini seperti keterangan Kepala Bagian Humas dan Protokol BPBD, Heru Sugiharto Rabu (15/2) siang tadi .

Dijelaskan bahwa berdasarkan pemantauan kondisi wilayah hulu sungai Bengawan solo yang mengalami hujan deras dan banjir maka dikeluarkan peringatan dini banjir yang disebabkan kenaikan cepat tinggi muka air Bengawan Solo pd 2 (dua) hari mendatang. Memperhatikan trend kenaikan Bengawan Solo yg diakibatkan hujan sangat deras di wilayah hulu jateng (jurug) dan hulu jatim (dungus).

BPBD Bojonegoro memprakirakan bahwa mulai hari jum at tgl 17 Februari 2017 (dini hari) kenaikan cepat bengawan mulai masuk wilayah Bojonegoro dg TMA mencapai Siaga Kuning (14.00 mdpl). Berkaitan hal tsb dimohon kesiap siagaan masyarakat disepanjang bantaran utk melakukan langkah antisipasi. Hal utama adalah kenaikan yang cepat agar diinformasikan kepada warga masyarakat diantaranya wilayah kecamatan Trucuk, Kalitidu, Kota Bojonegoro, Kapas, Balen, Kanor dan Kecamatan Boureno. Diharapkan para pihak untuk aktif memberikan informasi kenaikan TMA Sungai Bengawan Solo apalagi trend TMA kenaikannya diperkirakan cepat.

Sementara itu Bupati Bojonegoro Kang Yoto dalam beberapa kesempatan saat melakukan inspeksi mendadak diwilayah Bojonegoro yang langganan banjir menghimbau agar warga aktif mendengarkan informasi keadaan TMA Sungai Bengawan Solo yang diinformasikan melalui radio. Utamanya petani harus mencermati betul setiap informasi yang disampaikan agar mengetahui setiap perkembangan. Sedangkan perangkat desa juga pro aktif menyampaikan kepada warganya setiap informasi yang diterimanya.

Karena dari pemantauan banjir ada beberapa hal penting yang harus disikapi yakni informasi banjir ternyata belum diterima secara maksimal oleh warga, kedua pastikan keamanan anak anak yang menikmati banjir jangan membiarkan anak anak yang tidak bisa berenang untuk bermain di daerah genangan banjir. Ketiga petani yang berada diwilayah rawan luapan sungai Bengawan Solo harus dipahamkan akan pentingnya mengikuti asuransi pertanian. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisir kerugian yang mereka alami. Harus diingat bahwa banjir adalah bagian dari takdir seluruh rakyat Bojonegoro karenanya kita tak bisa melawan namun bagaimana hidup berdampingan bahkan bagaimana menjadikan banjir ini sebagai berkah yang diberikan.(DAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *