Intensiv Ikan Bandeng Pokdakan “Tambak Barokah Jaya”

Daerah, Regional2,069 views

Kabarone.com, Lamongan – Mengembangkan budidaya intensiv ikan bandeng melalui program Kelompok yang digulirkan dari bantuan provinsi Jawa Timur.
Kamis, (9/3/2017).

Ka UPT Dinas Perikanan Kecamatan Turi melakukan kegiatan panen ikan bandeng di tambak percontohan budidaya yang berlokasi di Kauman Desa Tawangrejo Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPT Dinas Perikanan Kecamatan Turi Mijan, AMD beserta jajarannya Endah Prastiwi, yang juga ikut terjun langsung bersama kelompok budidaya ikan binaannya.

Kepala UPT Dinas Perikanan Kecamatan Turi Mijan, AMD. mengatakan, dalam upaya untuk meningkatkan jumlah hasil produksi ikan maka perlu diakukan sosialisasi informasi teknologi budidaya anjuran dan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), maka langkah yang paling efektif adalah dengan melakukan kegiatan pembudidayaan ikan secara intensiv.

Menurutnya kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus percontohan bagi para pembudidaya dalam melakukan pengembangan usaha budidaya ikan.

Bantuan ini disalurkan oleh UPT Dinas Perikanan Kecamatan Turi ke Kelompok pada tanggal 25 nopember tahun 2016. Bantuan  dari Kementerian Perikanan yang berlokasi di tambak kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) “Tambak Barokah Jaya” di Kauman Desa Tawangrejo Kecamatan Turi Lamongan Jawa Timur. Hari ini Kelompok memanen ikannya tapi hasil dari panen tahap pertama ini kurang maksimal, kami menyadari karena jumlah bibit ikan yang ditebarkan kelebihan, yakni 9 ribu ekor jadi tak sebanding dengan luas petak lahan yang cuma berukuran 2.650 M2.

Kali saya sarankan agar budidaya tahap ke dua di isi benih ikan glondong 4500 ekor biar pertumbuhannya maksimal,” tutur Mijan.

Pada kesempatan yang sama Ketua Kelompok “Tambak Barokah Jaya” Sun’an, S. Sos. I. mengungkapkan, bantuan yang diterima, yakni Bibit ikan bandeng ukuran 3 – 4 cm sebanyak 4 rean (22 ribu ekor) dan Pakan ikan 783-2 / 783-3 sebanyak 2 ton.
Dan saat ini pakan masih ada 1 ton untuk proses produksi tahap satu dan tahap tiga.
Panen tahap satu ini mendapat 8 keranjang (0,5 ton).

Untuk tebar benih ikan tahap ke dua berjumlah 4500 ekor dan di bedengan masih ada benih 5 ribu ekor untuk masa budidaya tahap ke tiga.
Biaya sewa lahan 6 juta dalam satu tahun ini dan biaya oprasional masih dilakukan swadaya kelompok.

Kami selaku Pengurus Kelompok Perikanan “Tambak Barokah Jaya” bersama anggota sepakat mohon kepada Pemerintah Desa untuk membantu serta difasilitasi penyedian sewa lahan untuk pengembangan budidaya intensiv ikan bandeng di Desa Tawangrejo ini. Kebetulan di setiap tahunya ada lelang tanah Bengkok kas Desa jadi kelompok berharap agar tahun selanjutnya tanah Bengkok bisa di sewa oleh kelompok budidaya ikan bandeng “Tambak Barokah Jaya” dalam pengembanganya,”ungkap Sun’an.

Di tempat yang terpisah di katakan oleh Kepala Desa Tawangrejo Masbukhin, SH,
Kelompok Pembudidaya Ikan (Kopdakan) “Tambak Barokah Jaya” yang ada di Desa kami ini sudah di akui pada Kementrian Hukum dan Ham (AHU), Kelompok yang beranggotakan tujuh orang tersebut juga sudah pernah mengikuti pelatihan – pelatihan, diantaranya :
CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik ) , dari Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan, pelatihan budidaya ikan bandeng di bangil anggota yang di berangkatkan Siswanto, pelatihan budidaya ikan bandeng dan cara menanggulangi penyakit ikan nila 2 hari di grand El-Resas yang di ikuti Ketua Sun’an, study banding pembuatan pakan vanamie di Jenu Tuban, yang di ikuti Ketua sendiri Sun’an.

Kami atas nama Pemerintah Desa sangat mendukung atas kegiatan Pokdakan yang ada di desa kami ini.

Mengenai kebutuhan lahan yang menjadi kendala kelompok, nanti pada saat – saat rapat pemerintahan desa akan kami sampaikan agar menjadi pertimbangan, dan akan saya usahakan bagaimana yang terbaik demi kelangsungan perjalanan kemajuan “Kelompok Pembudidaya Ikan Tambak Barokah Jaya” dan juga demi kesejahteraan masyarakat desa kami secara umum,” pungkas Masbukhin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *