Penunggu Jembatan Ambrol Siang – Malam, DPU Provinsi Jatim Harus Segera Turun Tangan.

Daerah, Regional586 views

Kabarone.com, Lamongan – Lalu lintas kendaraan baik roda empat atau roda dua seringkali terjebak kemacetan di Jalan Lintas DEKET ke arah KARANGBINANGUN tepatnya di Dusun Sidomulyo Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Akibat dari jembatan rusak dan jalan  sekitarnya juga rusak sampai tiga bulan terakhir ini belum juga diperbaiki.

Menurut keterangan warga setempat Ali Sabtu, (8/4/2017) mengatakan,  pengguna kendaraan yang melewati jembatan Pujud yang rusak tersebut berbagai jenis dan ukuran harus bergantian untuk melintasi jembatan yang bisa di kata darurat tersebut, yang sampai saat ini sudah berjalan tiga bulan belum juga diperbaiki. Setidaknya kondisi kemacetan ini sudah dialami para pengguna jalan tiga bulan terakhir.

Sedangkan salah satu bagian tembok penahan jembatan mengalami ambrol, yakni ke pinggir sungai, sehingga akan sangat membahayakan pengguna jalan terutama kendaraan roda empat.

“Kerusakan jembatan yang menjadi jalur utama lalu lintas menuju ke kecamatan Karangbinangun dan kecamatan Dukun Gresik dan sebaliknya selain itu arus kendaraan yang melewati jembatan ini sangat padat pada setiap hari, hal ini yang menjadikan kami sebagai warga setempat merasa terpanggil untuk mengatur lalu lintas agar bergantian lewat, hal ini sudah kami koordinasikan dengan Pemerintah Desa setempat,” jelasnya.

Di tambahkan oleh Suripno, dia juga yang mengaku atas nama warga pemuda dan Karang Taruna juga bersama warga yang lain terpanggil melibatkan diri untuk berbuat sosial dalam mengatur lalu lintas dari dua arah, yakni dari arah utara dan dan arah selatan selam 24 jam (Pagi, siang, sore dan sampai malam) bergantian sesama warga yang lain.

“Kadang – kadang sopir mengasih uang sekadarnya itupun di kumpulkan untuk di sumbangkan ke masjid dan Kas Karang Taruna setempat, setiap hari di sisakan lima puluh ribu untuk pembelian katel (pedel) pengurukkan bagian jembatan yang lubang, ini murni solidaritas warga mas. Dalam kerusakkan ini setiap dua hari sekali Pak Ali yang sebagai pegawai DPU Propinsi selalu cek lokasi. Begitu juga pihak kepolisian Sektor Kecamatan Deket selalu memantau tiap malam dan siang harinya, hal ini bertujuan untuk antisipasi kecelakaan dan sampai saat ini, Alhamdulillah sampai saat ini tidak terjadi kecelakaan,” paparnya.

Kendati jalan yang melalui jembatan rusak tersebut mengalami kemacetan, solidaritas sosial warga setempat yang mengatur buka tutup jalan. Jembatan hanya bisa dilalui dari satu arah saja. Akibatnya, kendaraan dari dua arah menjadi macet serta harus bergantian mengatur sendiri untuk bisa melintasi jalan ini akibat terjadi penyempitan lajur jembatan dan jalan yang rusak itu.

Kemacetan yang berlangsung berjam-jam itu dikeluhkan oleh para sopir, seperti Yunus (50 th) dari Kecamatan Karangbinangun menuju menuju Lamongan kota, mengakibatkan perjalanan menjadi terganggu dan perlu waktu lebih lama sampai ke tujuan.

“Kami berharap perbaikan jembatan rusak segera dilakukan menjadi agenda Pemerintah, agar kegiatan perekonomian, pendidikan dan perdagangan tidak terganggu dan bisa normal kembali pada tahun 2017 ini,” pungkasnya (pul/pur).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *