Banyak Petani Gagal Panen, Harga Bawang Merah Melonjak

Ekonomi873 views

Kabarone.com, Nganjuk – Pasar bawang merah di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk Jawa Timur yang merupakan sentral produksi bawang merah terbesar kedua setelah Pasar bawang merah di Kabupaten Brebes nampak kelihatan sepi.
Dari pantauan wartawan hari Senin, biasanya banyak truk yang parkir dikawasan pasar Sukomoro dengan tujuan bongkar muat bawang merah baik hasil panen bawah merah maupun para tengkulak yang akan mengirim bawang merah ke berbagai Kabupaten di pulau Jawa.

Sukati pedagang bawang merah yang sudah 12 tahun berjualan di Pasar Sukomoro mengatakan bahwa sudah hampir sekitar satu bulan tidak ada bawang merah yang berasal dari petani Kabupaten Nganjuk soalnya tidak ada panenan bawang merah. Pedagang disini kebanyakan menjual bawang merah dari Kabupaten lain dengan harga 32 ribu rupiah per 1 kg kemudian dijual ke para pembeli dengan harga 35 ribu rupiah per 1 kg. Kalau di Kabupaten Nganjuk ada panenan bawang merah, harga bawang merah berkisar 25 ribu rupiah sampai dengan 30 ribu rupiah per 1 kg.

Harga bawang merah sekarang ini cenderung mengalami kenaikan harga yang disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya faktor cuaca. Keadaan cuaca yang tidak menentu akhirnya menyebabkan banyak petani bawang merah gagal panen sehingga petani menjadi rugi. Banyak petani bawang merah di Nganjuk yang beralih ke tanaman semangka dan melon.

Harga bawang merah saat ini relatif lebih mahal dibandingkan dari tahun tahun sebelumnya. Ditingkat konsumen atau rumah tangga harga bawang merah 1 kg bisa mencapai 40 ribu rupiah sampai dengan 50 ribu rupiah. Sementara di daerah penghasil bawang merah seperti Kabupaten Nganjuk harga bawang merah berkisar 35 ribu rupiah sampai dengan 37 ribu rupiah per 1 kg.

Harga bawang merah akan naik pada momen momen tertentu seperti momen menjelang Hari Raya Idul Fitri bulan Juni mendatang. Sementara untuk daerah yang jauh dari produksi bawang merah seperti Kabupaten Bojonegoro biasanya harga bawang merah akan sensitif dan mudah naik bila stock bawang merah tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar di masyarakat.(pur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *