Peduli Lingkungan, PT Marimas Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik

Daerah, Regional1,225 views

Kabarone.com, SEMARANG – Sekitar 45 peserta dari berbagai lapisan masyarakat mengikuti kegiatan pengelolaan sampah organik yang digagas oleh PT Marimas Putera Kencana, Jalan Candi I Blok D 20 Kawasan Industri Gatot Subroto Semarang, Selasa (17/4/2018).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Nanas perusahaan produksi minuman sachet Marimas ini, ini mengangkat tema “Mengubah Sampah Organik Menjadi Pupuk Cair”.

” Kali ini mengadakan pelatihan pengelolaan sampah plastik menjadi pupuk cair. Perusahaan Marimas juga menggelar berbagai pelatihan lainnya untuk terus peduli lingkungan sejak buan Januari lalu berupa Ecobricks 2018 pada hari Sabtu di setiap minggu terakhir dan akan berakhir hingga Desember mendatang,” Kata Ood perwakilan PT Marimas.

Dia menjelaskan pelatihan ini digelar karena Marimas merupakan bagian perusahaan kemasan plastik sehingga diharapkan produk dapat sampai ke konsumen dengan selamat.

” Harus ada kesadaran pengelolaan limbah plastik, melengkapi pelatihan ini, kami juga akan berupaya mengedukasi masyarakat. besok hari Minggu di acara Car Free Day (CFD) di jalan Pahlawan.” ujarnya.

Sehubungan hal itu, perusahaan Marimas juga menjual kaos ecobricks dan merchandise lain yang berhubungan dengan program pelatihan peduli lingkungan.

Pada pelatihan tersebut, aktivis lingkungan Heru Santoso yang memimpin Rajaneresik berbagi ilmunya. Selama ini, Rajaneresik fokus pada pengelolaan sampah menjadi pupuk cair.

Tak sekadar teori, Heru mempraktekan cara mengelola sampah menjadi pupuk cair, membuat tabung komposter dan bioaktivator pengurai sampah.

Selain itu, dia menjelaskan teknik membuat media tanam di daerah perkotaan dengan menggunakan metode hidroponik.

” Kita harus peduli terhadap lingkungan, kalau kita sudah peduli orang lain akan mencontoh,sehingga proses menuju Indonesia Bebas Sampah Tahun 2030 lebih cepat terwujud,” papar Heru

DIkatakan Heru, jika kepedulian pengelolaan sampah di lingkungan kita berjalan dengan baik maka dampaknya tidak akan ada penumpukan signifikan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Ia berharap kepada siapapun yang sudah merasa tua supaya memberikan contoh yang baik dan sederhana kepada generasi muda agar jangan membuang sampah di sembarang tempat.

Selain memperoleh pengetahuan baru, para peserta pelatihan pengelolaan sampah organik sore itu juga memperoleh sertifikat pelatihan serta berkesempatan foto bersama trainer Heru Santoso. (Amr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *