FH Unisbank Siapkan Mahasiswanya Turun Kampung

Daerah, Regional1,180 views

Kabarone.com, SEMARANG – Fakultas Hukum Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang terus melakukan program klinik hukum kepada masyrakat.

Program klinik hukum yang selama ini dilakukan adalah konsultasi hukum secara cuma cuma dan pendidikan hukum kepada masyarakat.

Beberapa kelurahan yang pernah dijadikan obyek program ini adalah Mangkang Kulon, Tugurejo, Kemijen dan Bendanngisor Kota Semarang.

Sedangkan pendidikan hukum dilakukan terhadap komunitas ibu ibu PKK dan remaja di sekolah. Program ini dikhususkan kepada mahasiswa untuk praktek langsung menghadapi perkara perkara hukum yang muncul di masyarakat. Selain untuk melatih mahasiswa, klinik hukum dapat mempermudah masyarakat untuk menyelesaikan perkara hukumnya.

Ketua Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Unisbank Sukarman menuturkan, sebelum turun ke desa desa mahasiswa dibekali ketrampilan yang dibutuhkan di lapangan.

” Untuk menjadi lawyer mahasiswa harus mampu menggali fakta fakta hukum, menciptakan kondisi yang nyaman kepada klien ataupun kemampuan melakukan analisa hukum. Hal ini menjadi penting agar masyarakat atau klien menaruh kepercayaan penuh kepada kita. Pembekalan mahasiswa dilakukan pada hari ini, Senin, 16 juli 2018 di ruang laboratorium FH Unisbank,” ujarnya.

Karman manambahkan, dengan program ini mahasiswa akan terlatih menghadapi situasi dengan masyarakat.” Selain itu juga mengajarkan empati mahasiswa kepada masyarkat tidak mampu atau miskin agar jika menjadi lawyer nantinya mempunyai komitmen melakukan pembelaan, jadi tidak hanya klien yang berduit saja yang ditangani,”imbuhnya.

Hal menarik dari pembekalan hari ini karena BKBH FH Unisbank menghadirkan narasumber dari luar, yaitu Dini S Purwono. Alumni FH UI dan Havard University ini berbagi pengalaman ketika dirinya menjadi legal officer dan juga menangani perkara.

Juru bicara PSI ini mengatakan, seorang lawyer tidak hanya cerdas pengetahuan hukumnya, namun juga memahami ilmu psikologi. ” Hal ini menjadi penting ketika kita memahami psikologi klien. Dengan begitu klien akan merasa aman,nyaman dan mudah berinteraksi dengan kita,” ungkapnya. (Amr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *