NGO JALAK & Media Kabarone.com Peduli Sesama, Salurkan Daging Qurban Ke Masyarakat Kurang Mampu

Daerah, Regional930 views

Kabarone.com,Lamongan – Non Government Organization (NGO) JALAK dan media Kabarone.com di Kabupaten Lamongan Jawa Timur, di Hari Raya Idul Adha 1439 Hiriyah tahun ini berperan serta ikut berbagi kebahagiaan dengan membagikan daging qurban kepada warga kurang mampu (23/8).
Dalam penyalurannya daging qurban di Jln Sumowiharjo Gilang, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Agustus 2018.

Ketua Harian NGO JALAK Sarwiyono mengatakan, pada kesempatan Hari Raya Idul Adha tahun ini Alhamdulillah teragenda, pihaknya berbagi kebahagiaan kepada warga yang kurang mampu dengan melakukan pembagian daging hewan qurban. Tiada lain tujuan kami hanya ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat di sekitar” ujarnya.

Lebih lanjut, Hari Raya Idul Adha atau biasa disebut Hari Raya Qurban adalah momen bersejarah bagi setiap umat muslim sedunia setiap tahun. Umat muslim selalu berhari Raya Idul Adha dan biasanya diwujudkan dengan penyembelihan hewan qurban, hal ini sebagai bentuk manifestasi untuk mengenang kembali sebagai tauladan atas peristiwa bersejarah bagi umat muslim sedunia untuk menguji ketaqwaan Nabi Ibrahim AS yang diperintah oleh Allah S.W.T. untuk menyembelih anaknya Ismail (Nabi Ismail AS).

Ditambahkan oleh Sarwiyono, pihaknya bersama media Kabarone.com Online peduli sesama dengan membagi-bagikan daging qurban.

“Alhamdulillah Idul Adha kali ini kita bisa membantu menyalurkan daging qurban kepada masyarakat. Oleh panitia daging qurban tersebut dibagikan ke keluraga yang kurang mampu,” tambah Sawiyono.

Dalam kesempatan yang sama, Pemimpin Redaksi Media Kabarone.com Online, Amin Santoso mengungkapkan, “Esensi dari qurban itu sendiri adalah bagaimana kita dilatih agar membisakan untuk bersedekah, suka menolong dan juga diajarkan untuk tidak tamak, tidak rakus atas harta yang kita dimilikinya, berbagi dengan sesama.

“Harta adalah titipin dari Allah S.W.T. yang wajib dijaga. Karena harta pun bisa sebagai ujian bagi kita semua. Untuk itu seyogyanya harta juga sebaiknya disisipkan untuk sesama (fakir miskin dan dhuafa’) sebagai aplikasi beribadah di jalan Allah S.W.T.,” ungkapnya.

Dengan berqurban, diharapkan kita bisa lebih peka dengan saudara – saudara kita, terutama orang-orang kurang mampu (keluarga prasejahtera) yang membutuhkan uluran tangan dari kita – kita. Mereka yang kehidupan ekonominya terbilang minim dan kurang mampu, yang pastinya perlu dan wajib kita perhatikan.

“Pastinya sejalan dengan dengan itu bisa mampu menciptakan sebuah keharmonisan, keakraban dan ketentraman antar sesama. Dalam meminimalisir kesenjangan jurang pemisah antara si miskin dan si kaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal Itulah yang menjadikan manfaat pada nilai sosial sebenarnya, “tandasnya. (full/fee/Ian/pur).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *