Para Petani pertanyakan fungsi Kelompok Tani dan Tugas PPL Pertanian

Daerah, Regional2,351 views

Kabarone.com, Bojonegoro – Petugas Penyuluh Lapangan atau biasa dikenal PPL Pertanian menjadi tangan kanan Dinas Pertanian Bojonegoro. Sebagai penyuluh dan pembimbing dalam hal ini adalah pentransfer ilmu pertanian bagi para petani untuk bisa belajar bertani yang baik dan benar sesuai perkembangan teknologi sekarang, mengingat permasalahan pertanian sekarang sangat berbeda dengan 10 / 20 tahun yang lalu. Diharapkan dengan adanya PPL Pertanian ini, kegagalan petani saat musim tanam hingga panen bisa diminimalkan dan hasil pertanian bisa seperti yang diharapkan.

Hal ini, menjadi keluhan para petani di Desa Prayungan Kidul terutama akan memasuki musim penghujan seperti sekarang, karena selama ini para petani tidak pernah mendapat penyuluhan, bahkan para petani di Desa Prayungan Kidul ini tidak mengenal dan tidak tahu siapa PPL Pertanian mereka. Para petani hanya bisa pasrah saat terjadi kegagalan panen, dengan ketidak berdayaan dan keterbatasan yang dimiliki para petani selalu semangat untuk selalu bertanam, mengingat itu menjadi satu-satunya pekerjaan mereka.

Mendapat keluhan para petani ini, tim redaksi kabarone.com mewawancarai Sadir (63) tahun, tokoh masyarakat setempat yang berprofesi sebagai petani. “Selama ini, kelompok tani Desa Prayungan Kidul tidak pernah mengadakan kumpulan atau melibatkan anggota untuk sekedar musyawarah atau membahas pertanian bersama,Para petani disini juga tidak tahu dan tidak kenal siapa PPL Pertanianya,karena tidak pernah membuat kegiatan bersama petani disini” Kata Sadir.

Pria yang sewaktu muda pernah menjadi ketua RT setempat ini berharap diadakan reorganisasi pengurus kelompok tani dan mau melibatkan anggota untuk musyawarah bersama, diharapkan kedepan selalu ada solusi tentang permasalahan pertanian bila itu dilakukan bersama-sama.

Hal senada juga disampaikan Suyanto(38) dan Sudarmaji(34), kita ingin dilibatkan didalam kelompok tani mas, kita berharap ada reorganisasi poktan dan kegiatan poktan kedepan banyak melibatkan generasi muda.

Wiknyo (58) selaku ketua kelompok tani Desa Prayungan Kidul mengatakan kepada tim redaksi “Selama tidak ada perintah atau intruksi apapun dari PPL Pertanian, saya tidak berani berbuat apapun, Wiknyo juga menjelaskan selama dirinya menjadi ketua poktan, bila ada bantuan benih dari pemerintah selalu mengumumkan ke warga, dan siapapun yang minta selalu dikasih, kalau tidak datang dan minta ya bantuan hibah saya biarakan dirumah,” Imbuhnya.

Tim redaksi berusaha menghubungi PPL Pertanian yang bertugas di Desa Prayungan untuk bisa datang dan bertemu langsung dengan para petani, namun karena kesibukan lain, PPL Pertanian belum bisa untuk datang. (Arf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *