by

Terkesan Pembiaran Jalan Diportal, Warga Mengancam Akan Menutup Total Badan Jalan

Kabarone.com, Lamongan – Jalan antar desa yang menghubungkan antara Desa Dladah Blumbang Kecamatan Kedungpring dengan Desa Sidodowo kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Jawa Timur sebulan lebih lamanya di beri portal (di patok) dan ada dugaan terindikasi unsur kesengajaan dan terkesan adanya sebuah pembiaran oleh pemerintah kecamatan setempat. Minggu (11/11/2018).

Sementara, U-O warga masyarakat mengungkapkan, soal pemasangan portal tersebut sebelumnya juga sudah pernah terjadi dan persoalan sampai ke inspektorat akhirnya pemerintah desa di instruksikan untuk dilakukan pencabutan.

Namun kejadian pematokan jalan (portal) kembalikan dilakukan, menurut keterangannya pemortalan jalan dilakukan oleh oknum kepala dusun setelah kepala dusun ditanya ia bilang disuruh oleh kepala desa desa Dradah Blumbang-desa dan seterusnya setelah kepala desa ditanya oleh masyarakat kepala desa bilang pemortalan jalan dilakukan karena permintaan masyarakat.

Persoalan ini bisa diasumsikan saling melempar bola liar karena pemortalan jalan tersebut sampai sekarang tidak ada yang mau bertanggung jawab dan hal itu terkesan tidak ada upaya mediasi antara pemerintah desa yang bersangkutan untuk mencari jalan keluar yang terbaik.

” Sebetulnya, secara umum warga sangat keberatan dengan adanya portal yang di pasang di jalan tersebut, kami semua menyesalkan kenapa masalah itu di biarkan berlarut-larut, hingga terkesan tidak adanya upaya baik pemerintah desa masing-masing ataupun masing-masing pemerintah kecamatan Kedungpring dan kecamatan Modo, “ungkapnya.

Dikatakannya oleh warga yang kebetulan lewat di jalan tersebut, “Secepatnya portal itu harus segera di cabut agar warga yang melintas tidak berputar cari jalan alternatif, karena jarak untuk masuk ke Desa Sidodowo terlalu jauh,”kata warga setempat.

” Akibat dari tindakan tersebut, kendaraan yang masuk juga kesulitan karena ukuran portal yang begitu sempit 2,20 meter lebarnya, oleh karena itu sudah banyak mobil yang lecet akibat tergores portal yang terbuat dari besi itu, kalau hal itu masih dibiarkan maka sangatlah kurang etis” ungkapnya. Jum’at (09/11).

Secara umum warga masyarakat berharap agar portal tersebut segera di cabut dan di lepas supaya akses masuk jalan desa Sidodowo bisa lancar dan kendaraan bisa normal kembali seperti sebelum-sebelumnya.

Bila dalam waktu dekat portal itu tidak segera di cabut, kami atas nama warga di sini akan menutup akses pintu masuk ke desa tersebut biar akses jalan penghubung antar desa juga antar kecamatan tersebut lumpuh total” ancam warga dengan nada geram.

“Mengenai dengan pemortalan jalan yang berakibat sangat merugikan masyarakat tersebut. Sejauh ini sampai berita dilayangkan hal ini sudah diketahui atau belum oleh pemerintah bahkan bahkan belum ada penjelasan lebih jelas dan resmi baik dari pihak pemerintah kecamatan Kedungpring maupun pemerintah kecamatan Modo”, pungkasnya (pul/ian/pur).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *