Pangdam IV/ Diponegoro Lakukan Penanaman Pohon di Komplek Makodam

Hankam454 views

Kabarone.com, SEMARANG – Pembenahan terhadap kondisi lingkungan dapat dilakukan dengan ikut peduli alam sekitar, sehingga kelestarian alam tetap terjaga.

Terlebih memasuki musim penghujan yang sudah mulai berintensitas tinggi. Kondisi ini tidak disia-siakan oleh jajaran Kodam IV/Diponegoro, seperti dilakukan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto beserta para pejabat Kodam pada acara gerakan menanam pohon atau penghijauan di Komplek Makodam IV/Diponegoro, Senin (12/11)

Giat ini dilakukan sekaligus dalam rangka menyambut Hari Juang Kartika ke 73 tahun 2018. Melalui penghijauan tersebut diharapakan lingkungan Makodam bisa menjadi daerah resapan air dan sebagai lahan terbuka hijau yang sejuk dan asri sehingga dapat mengurangi dampak dari pemanasan global.

Bukan hanya sekedar menanam pohon, namun kegiatan penghijauan pagi itu dilakukan dengan memilih jenis pohon endemik yang cocok di wilayah Makodam IV/Diponegoro serta bernilai ekonomis yaitu pohon kelengkeng yang buahnya sangat diminati masyarakat.

” Penghijauan kali ini bukan hanya aspek kuantitas yang diutamakan namun lebih menekankan kepada aspek kualitas. Sebayak 75 batang pohon dengan ketinggian 1,5 m berhasil ditanam di lahan seluas lebih kurang seperempat hektar,” ungkap Pangdam.

Diharapkan pula angka kehidupan pohon-pohon tersebut bisa mencapai 100 persen dan bila ada yang mati segera diganti.

Dijelaskan Pangdam, bibit kelengkeng yang ditanam ini merupakan kelengkeng jenis new kristal yang memiliki begitu banyak keistimewaan mulai dari daging buahnya tebal, renyah dan bercitarasa super manis.

Selain itu kelengkeng jenis ini bersifat genjah dan dapat berbuah sepanjang tahun, sehingga tak anyal membuatnya menjadi primadona baru bagi pecinta buah maupun petani.

“Ini merupakan peluang yang menjanjikan dan masih sangat terbuka”, tegas Pangdam.

Masih dilokasi yang sama, Jendral bintang dua ini juga menyiapkan 13 kolam lele yang akan dikelola secara organik. Pemanfaatan lahan disamping kanan kiri tanaman kelengkeng, merupakan salah satu upaya dalam rangka mendukung program pangan lestari/ekonomi kreatif di satuan.

Lebih lanjut dikemukakan, bahwa kebutuhan ikan lele masyarakat Jawa Tengah masih sangat tinggi. ” Dengan budidaya lele seperti ini, setidaknya dapat mencukupi kebutuhan gizi keluarga dan dapat menambah pendapatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Pangdam menambahkan apa yang dilakukan hari ini, diharapkan dapat dijadikan contoh bagi anggota Kodam IV/Diponegoro maupun masyarakat sekitar untuk dikembangkan di lingkungan, daerah masing-masing. ” Bumi dan alam adalah ibu kandung kita, mari kita menjaga alam maka alam akan menjaga kita”, pungkasnya. (Amr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *