by

SMPN 1 Karang Geneng Borong Tiga Juara Dalam Rangka Peringati Hari Anti Korupsi

-Daerah, Regional-1,376 views

Kabarone.com, Lamongan-Dari puluhan peserta lomba cerdas cermat, pidato dan yel-yel yang bertemakan Anti Korupsi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, telah diperoleh pemenang dari masing-masing kategori.

Event yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lamongan, dan Dinas Pendidikan (Disdik), SMP Negeri 1 Karanggeneng, sukses menempatkan wakilnya di setiap kejuaraan.

Berdasarkan data dari Kejari Lamongan, pemenang dari lomba yel-yel juara pertama diperoleh SMP Negeri 1 Babat, juara ke dua diperoleh SMP Negeri 1 Paciran dan juara tiga diperoleh SMP Negeri 1 Karanggeneng.

Kemudian untuk lomba pidato, juara pertama diperoleh SMP Negeri 4 Lamongan, kemudian juara dua diperoleh SMP Negeri 2 Karangbinangun dan juara tiga diperoleh SMP Negeri 1 Karanggeneng.

Selanjutnya untuk lomba cerdas cermat SMP Negeri 1 Deket memporoleh juara satu, SMP Negeri 1 Karanggeneng meraih juara dua dan juara tiga diraih oleh SMP Negeri 1 Turi.

Diah Yuliastuti, Kepala Kejari Lamongan, mengatakan para pemenang tersebut selanjutnya akan mengikuti lomba tingkat Kejaksaan Agung (Kejagung) se-Jawa Timur.

“Pada tanggal 10 Desember nanti para pemenang ini akan diikutsertakan lomba dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi se-dunia di Kejaksaan Agung Jawa Timur,” kata Diah.

Diah mengatakan, Kejari sengaja menggelar lomba bertemakan Anti Korupsi tersebut sebagai upaya menularkan pemahaman Anti Korupsi sejak dini pada generasi muda Indonesia.

“Lomba ini untuk menanamkan semangat pencegahan korupsi sejak dini di kalangan pelajar,” ucapnya.

Kegiatan yang diselenggarakan bersama Dinas Pendidikan Lamongan dengan melibatkan seluruh pelajar SLTP se-Kabupaten Lamongan ini, diharapkan Diah dapat memberikan pemahaman tentang korupsi, sehingga dapat meningkatkan kesadaran bahaya korupsi sejak dini baik secara teori maupun diaplikasikan dengan keseharian mereka.

“Untuk antisipasi agar tidak korupsi, lebih tepat di usia remaja. Karena korupsi adalalah kejahatan yang masif dan tersruktur, sehingga harus diperangi secara nasional,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Adi Suwito mengapresiasi kegiatan Kejari dalam mencetak generasi anti korupsi tersebut.

“Kegiatan ini efek positifnya luar biasa, siswa dapat memahami perbuatan anti korupsi sejak mereka diusia dini,” kata Adi yang berharap siswa yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menularkan pemahaman anti korupsi kepada teman-temannya yang lain.

Sementara itu, R Chusnu Yuli Setyo, Kepala SMP Negeri 1 Karanggeneng mengaku bangga dengan pencapain para siswa. Meski, tidak meraih juara pertama di tiga kategori lomba.

“SMPN 1 Karanggeneng sudah luar biasa di lomba bertemakan Anti Korupsi dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi se-dunia ini,” ucap Chusnu. (Ful/ian)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *