Penghargaan ODF Di Lamongan “Antara Realita Dan Pencitraan Semata”

Daerah, Regional619 views

Kabarone.com, Lamongan-Permasalahan buang air besar sembarangan sekarang tidak bisa lagi dianggap enteng. Hal ini harus segera di stop. Salah satu caranya yang saat ini tengah digencarkan Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui gerakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) tingkat kabupaten. Ini juga sebagai upaya mencapai universal acsess 2019 mendatang. Agar gerakan itu bisa maksimal maka patut dibangun sebuah jejaring yang akan fokus menanganinya.

Namun program ODF (Open Defecation Free) yang berada di wilayah Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan tepat nya di Desa Waru Kulon masih saja ada yang melakukan buang air besar sembarangan(BABS),padahal Program ODF itu menurut bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama mereka yang miskin. Pola hidup sehat ini sebagai upaya terpadu mengentaskan mereka dari kemiskinan.

Menurut pantauan warga Waru Kulon dan selaku Anggota NGO JALAK Mujiono “memang saya pernah melihat warga yang sempat membuang air besar di empang,setelah warga membuang air besar saya coba untuk melakukan komunikasi agar tidak buang air besar sembarangan di empang namun tidak di hiraukan,dan ini berarti program ODF yang selama ini di gencarkan oleh pemerintah daerah melalui dinas kesehatan tidak ada manfaatnya sama sekali bagi warga,” kata nya, Jum’at (06/12).

Menurut Sarwiyono Ketua harian NGO JALAK, setidaknya ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam jejaring STBM yang harus berperan sesuai dengan fungsinya dalam menangani masalah buang air besar sembarangan. Kebanyakan masyarakat Kabupaten Lamongan masih sulit untuk lepas dari kebiasaan tidak sehati itu. “Ini perlu komitmen bersama dalam melaksanakan program pembangunan di bidang kesehatan, termasuk STBM ini,” pungkasnya.(***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *