YLPK : Standart Pelayanan Pemohonan Sertifikat Tanah Tak Sesuai SOP, Buat Surat Laporan Ke Ombudsman RI

Daerah, Regional624 views

Kabarone.com,Lamongan – Warga masyarakat pemohon sertifikat yang mengeluh akibat persoalan lamban serta buruknya standarisasi waktu pelayanan yang di lakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Lamongan yang terkesan lamban dan menyitanya waktu dalam proses penerbitan sertifikat. Dalam hal ini Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Provinsi Jawa Timur dengan angkat bicara untuk menyikapinya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Lamongan H. Ning Darwati saat di konfirmasi oleh sejumlah wartawan lewat by WhatsApp, berkaitan dengan persoalan BPN Lamongan yang sudah ramai di beritakan oleh media, ia belum bisa memberikan klarifikasi maupun keterangan yang jelas.

Dalam hal ini Said Sutomo selaku Ketua YLPK Jawa timur mengatakan dan angkat bicara, soal menanggapi kesan buruknya pelayanan di kantor oleh oknum BPN Lamongan saat ini memang menjadi keluhan warga masyarakat atau konsumen yang punya harapan besar soal kepastian hukum atas hak kepemilikan tanah warga maupun oleh pihak developer atau pengembang perumahan dan apartemen.

” Dalam kepengurusan status hal tanah di BPN sepertinya tidak ada tempat bagi masyarakat, terlebih juga untuk mendapatkan hak informasi tentang status tanah yang ditawarkan oleh pihak para developer yang akan dibangun perumahan atau apartemen,” Terang Said Sutomo pada Kamis (09/05).

Ia menjelaskan, karena itu banyak sekali pengaduan konsumen perumahan atau apartemen ke pihak YLPK Jatim yang merasa ditipu oleh para developer akibat status tanahnya tidak jelas dan BPN tidak membuka akses informasi publik tentang status kepemilikan tanah kepada masyarakat dengan lebih dipermudah, cepat dan maupun gratis.

” Soal lambannya waktu dan buruknya standarisasi pelayanan yang di lakukan oleh oknum pada pihak BPN Lamongan atas kepengurusan berkas persoalan permohonan sertifikat tanah apapun, diarahkan, agar masyarakat bisa langsung mengadukan persoalan tersebut ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dan atau sebagai tembuskan disampaikan kepada pihak YLPK Jatim,”paparnya.

Lebih lanjut kta Sa’id ditambahkan, dan juga bagi warga masyarakat yang ingin mengadukan perihal di atas ke YLPK Jatim, bisa melalui email langsung ke tempat alamat ylpkjatim@yahoo.com atau saidsutomo@yahoo.co.id atau datang langsung ke gedung Astranawa lantai 3 Jl. Gayung Sari Timur No 35. Surabaya”, pungkasnya (Pul/Ian/As).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *