Antisipasi Perjudian Pilkades Serentak 385 Desa, Kapolres Lamongan Bentuk Satgas

Hukum490 views

Kabarone.com,Lamongan – Pada saat melaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar 385 desa di Kabupaten Lamongan mendatang. Kepolisian Resor (Polres) Lamongan melakukan berbagai upaya untuk mencegah adanya praktek perjudian. “ Adanya perjudian saat Pilkades serentak, sebagai antisipasinya mungkin kita akan membentuk Satgas. Selain itu, pihak Polres Lamongan juga melakukan berbagai upaya pencegahan (preventif)” ujar Kapolres Lamongan, AKBP. Feby D.P. Hutagalung, Selasa (25/06) siang.

Kapolres menegaskan, jika masih ada pihak-pihak yang masih saja nekat melakukan perjudian saat pesta demokrasi ditingkat desa tersebut, maka akan dilakukan tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Akan dilakukan penangkan hukum, jika masih nekat” tegasnya.

Kapolres AKBP. Feby mengungkapkan”, Dalam pengamanan Pilkades serentak kali ini, juga dilibatkan aparat TNI untuk pengamanan Pilkades serentak.
Di sisi lain, demi suksesnya Pilkades di 385 desa, Pemeruntah Kabupaten Lamongan juga memberikan himbauan agar seluruh panitia menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai dengan aturan yang ada”, tandasnya.

Sementara, pilkades serentak agar tidak menimbulkan persoalan di tengah-tengah masyarakat, maka kami berharap seluruh panitia di masing-masing desa yang melaksanakan Pilkades serentak sesuai aturan dan netralitas atau tidak memihak salah satu calon Kepala Desa.

Sebelumnya, Agus Hendrawan, dalam Pilkades serentak tersebut, dalam tahapan penetapan Bakal Calon Kades (Kepala Desa) paling sedikit dua orang dan paling banyak lima orang. Kemudian jika sampai terjadi Calon Kades kurang dari dua orang, maka panitia pemilihan memperpanjang waktu pendaftaran selama 20 hari.

Lebih lanjut, bagi Kepala Desa (Kades) yang akan maju lagi menjadi calon Kepala Desa di Pilkades serentak tersebut harus mengambil cuti penuh apabila yang bersangkutan hendak maju atau mengikuti Pilkades tersebut. “Dan Kepala Desa (Kades) yang masih aktif menjabat dan berniat maju lagi atau mencalonkan lagi dalam pemilihan kepala desa tersebut, maka ia harus cuti selama masa pendaftaran hingga hari H pemilihan,” tegas Kabag Humas dan Protokoler Kabupaten Lamongan Agus Hendrawan.

Sementara, untuk anggaran yang disiapkan dalam pelaksanaan Pilkades serentak tersebut sesuai dengan regulasi yang ada yang dipergunakan untuk pencetakan surat suara/surat panggilan dan Alat Tulis Kantor (ATK) lainya, kotak suara, bilik suara, Banner pengumuman/kampanye/sekretariat dan kelengkapan lainnya serta biaya rapat tahapan Pilkades juga undangan-undangan rapat yang lain.

Anggaran tersebut oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk pelaksanaan Pilkades serentak periode ini menyerap anggaran sebesar Rp 13,4 Milliar yang diambilkan dari APBD Kabupaten. Djsamping itu, ada juga tambahan yang bersumber dari APBDes di masing-masing Desa sesuai dengan kemampuan APBD Desanya bagi Desa yang menyelenggarakan Pilkades serentak”, terang Agus Hendrawan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *