by

Polres Lamongan Rilis Pengungkapan Kasus Residivis Curanmor

-Hukum-514 views

Kabarone.com,Lamongan – Jajaran Kepolisian Polres Lamongan mengelar press release dari hasil pengungkapan kasus Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) di Mapolres Lamongan, Rabu (26/06).

Di depan para sejumlah wartawan yang hadir, Kapolres Lamongan, AKBP. Feby D.P Hutagalung dan didampingi Kasat Reskrim AKP. Wahyu Norman Hidayat mengungkapkan”, pihaknya berhasil menangkap dua tersangka pelaku curanmor di tempat kejadian perkara di halaman samping barat toko toserba YON Desa Mojorejo Modo Lamongan, di halaman parkir depan toko MAHAJCA di Desa Pule Modo Lamongan dan di halaman Alfamarl Desa Banaran Babat Lamongan, dengan korban Eka Asiani (22), Irene Rosali (37), Srianah (19), dan Muhammad Fu’ad (31).

Dua tersangka yang ditangkap tersebut diantaranya Samsul Arifin alias SA (33) yang beralamat di Desa Kelbung, Kecamatan Sepuluh, Kabupaten Bangkalan dan tersangka satunya yakni Moh. Hoirul Anam alias MHA (26) yang beralamat di Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Masih dengan Kapolres Lamongan AKBP. Feby menjelaskan, ” Kedua tersangka dengan peran Moh. Hoirul Anam (Joki) dan Samsul Arifin (pemetik) dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah putih No. Pol. : L-2986-LQ berjalan pelan-pelan untuk mencari sasaran hendak melakukan pencurian.

Lebih lanjut, pelaku melihat ada sasaran sepeda motor yang akan dicuri yang diparkir di halaman toko maupun kantor, kemudian kedua tersangka berhenti, saudara Samsul Arifin mengeluarkan kunci T dari saku bajunya. Selanjutnya, membuka paksa kunci sepeda motor tersebut dan setelah berhasil kemudian kedua pelaku melarikan diri dengan membawa sepeda motor hasil curiannya tersebut.

Kasus ini terungkap berawal dari aksi dua kawanan tersebut terekam kamera pengintai atau CCTV saat melakukan pencurian sepeda motor di Kecamatan Modo Lamongan. “ Dari rekaman kamera CCTV yang ada di TKP, petugas langsung melakukan indentifikasi dan penyelidikan. Setelah itu petugas melakukan penangkapan tersangka di rumah kosnya.

Atas diringkusnya dua kawanan spesialis pencurian sepeda motor antar kota oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamongan. Kedua tersangka juga terpaksa ditembak dibagian kakinya karena saat ditangkap mereka berusaha malarikan diri dari petugas Kepolisian.

“Mereka kita lumpuhkan karena hendak kabur saat proses penangkapan, setelah itu kemudian kita girim ke Satreskim untuk menjalani proses hukum” kata Kapolres Lamongan, AKBP. Feby DP Hutagalung.

Kemudian dari hasil dilakukannya pemeriksaan, tersangka mengakui sudah melakukan hal serupa di sejumlah TKP di Lamongan dan Surabaya. Pada kasus ini, selain tersangka diamankan, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu set kunci T, satu unit sepeda motor Honda Beat dan unit sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, saat ini petugas Kepolisian Polres Lamongan juga masih dikembangkan. Pihak Kepolisian berharap masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir sepeda motor mereka, hal ini untuk menghindari kejadian serupa ” Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke 4e 5e KUHP”, pungkasnya (*).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *