by

Pelanggaran IMB Menjamur, Kinerja kasudin CITATA Jakarta Pusat Dipertanyakan

Kabarone.com jakarta – Sejumalah elemen masyarakat dan LSM menyoroti dan mempertanyakan Kinerja Kasudin Citata Kota Administrasi Jakarta Pusat Pasalnya Persoalan terkait maraknya bangunan bermasalah yang tidak sesuai dengan ketentuan Perda DKI luput dari pengawasan sesuai tupoksi Sudin Citata.

Di wilayah Jakarta Pusat Seperti di Kecamatan Gambir, hingga saat ini masih marak di temukan bangunan tidik memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB)namun diduga adanya pembiaran oleh oknum pejabat tertentu diinstansi terkait.

Seperti kegiatan pembangunan gedung yang berlokas di Jl. batu ceper 5 Rt 11 Rw 01 no 20 Kel.Kebon Kelapa Kec. Gambir dan di Jl. batu tulis 10 ,Jl. batu ceper Raya no 12 B Serta jln.Ternate Raya no 17 kel.Cideng. ,jln kebon jahe 2 no 24.
Selain Melanggar ketentuan yang berlaku dugaan IMB Bidong juga masih kerap ditemukan dilapangan .

Hasil penelusaran lapangan di Jl. Cideng timur raya no 85 Kec. Gambir, Jl Kebon kacang 3 no 80f Kec.Tanah abang, diduga menggunakan IMB Aspal alias Bodong ijin rumah tinggal dibuat wisma 60 pintu, Namun tidak ada tindakan dari aparat yang berwenang sehingga kegiatan pembangun tetap berlangsung .

Berdasarkan investigasi yang didapat bahwa proyek tersebut juga melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB) dan IMB tidak sesuai dengan kondisi bentuk fisik bangunan dilapangan. Namun Kenyatannya lolos dari tindakan bahkan tanpak adanya pembiaran

Upaya Penindakan Sesuai Pergub DKI 128 Tahun 2012 tentang Pengenaan Sanksi Pelanggaran Bangunan tidak dilaksanakan dengan baik sehingga patut diduga ada nya permainan dan persekongkolan antara oknum Pejabat Citata dan Pemilik Gedung.

Penyelenggaraan Bangunan Gedung sudah diatur urutan tindakan penertiban bangunan melanggar. Pasal 15 segel, Pasal 19 Surat Perintah Bongkar (SPB), dan Pasal 23 bongkar paksa.

Hal tersebut diungkapkan Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi( GAK) K.Sitanggang”, Untuk itu Kami akan menyurati Gubernur DKI melaporkan Permasalahan Maraknya Pelanggaran Bangunan diJakarta Pusat yang diduga akibat lemahnya Pengawasan dari Sudin Citata dan memita Ke Gubernur untuk Evaluasi kinerja Kepala Suku Dinas, Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Kasudin Citata) Jakarta Pusat.

Informasi yang dihimpun Kabarone dari narasumber lain menyebutkan ada indikasi oknum pejabat Citata yang gemar bermain mata dengan pemilik maupun pemborong bangunan sehingga pembangunannya dapat berjalan dengan aman.

Kampanye juga menambahkan, bukan hanya bangunan itu saja, masih banyak bangunan yang bermasalah berdiri namun tidak diberikan sangsi tegas penertiban upaya paksa bongkar.adu nyali aja kita buktikan berani tidak kasudin menyegel dan merekom bongkar bangunan .

“Jangan hanya bangunan kecil yang dilakukan pembongkaran sedangkan bangunan yang besar malah dibiarkan. Ini namanya tebang pilih,” ungkapnya.

Ketika Hendak dikonfirmasi terkait Menjamurnya Bangunan Bermasalah di Jakarta Pusat ,Kasudin Citata Jakpus Belum berhasil ditemui.

Ditempat terpisah, etika permasalahan itu dikonfirmasi ke Muslih sebagai Kasatpel Dinas Citata Kec.Gambir mengatakan” kita Sudah ajukan SP dan segel,coba dicek di Pol PP Karena Satpol PP yang punya wewenang untuk embongkar,ujarnya. (Cak Min)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *