by

Sertifikat Tanah Menjadi PR Kita Bersama, Dukung Program PTSL

Kabarone.com,Lamongan – Penyerahan sertifikat tanah secara simbolis kepada Masyarakat melalui Pemerintah Desa (Kepala Desa) masing-masing dari delapan belas desa oleh Bupati Lamongan yang didampingi oleh Kepala ATR/BPN Martono bersama, Sekretaris Daerah Yuhronur Efendi dan OPD, Camat se- kabupaten Lamongan. Pada acara Jalan Sehat dan Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah dalam rangka untuk memperingati hari jadi Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang ke- 59 tahun 2019.

Pada kesempatan ini, Bupati Kepala Daerah Fadeli mengucapkan, ” Puji Syukur Alhamdulillah. Di kabupaten Lamongan, telah disampaikan juga oleh kepala BPN bahwa program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang sampai dengan hari ini berjalan dengan baik berjalan dengan aman lancar dan sukses tentunya. Sabtu, (19/10/2019).

Perlu kami tambahkan, ini memang programnya Pemerintah Pusat falam hal ini Pak Jokowi (Presiden RI), yang luar biasa, yang selalu saya katakan tidak hanya sekarang saya bicara demikian. Dari awal upaya Pak Jokowi untuk tanah-tanah ini bisa bersertifikat mempunyai hak kepemilikan. Mudah-mudahan program ini sampai dengan tahun 2024 itu program nasional ini bisa terselesaikan.

Di Lamongan ini masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) besar bagi kita semuanya, PR besarnya bagi BPN tidak hanya Regional tapi Nasional. Lamongan ini ada 800 ribu petak bidang, tapi yang terselesaikan baru sekitar 240 ribu baru sepertiganya, kalau ndk salah itu menurut daftar data ini, ada 806 ribu bidang yang sudah terdaftar, tapi belum terselesaikan. Ini menjadi PR kita bersama kedepan.

Disampaikan terima kasih kepada BPN sampai ke tingkat bawah di dukung penuh oleh Camat, Kepala Desa dan seluruh perangkat untuk mempermudah dan memperlancar pelaksanaan pengukuran dan sebagainya di lapangan, tanpa ada hal-hal yang tidak kita inginkan. Biasanya satu tahun kita target 1000 saja sulitnya bukan main, sekarang ini 60 ribu, tadi ketika disampaikan ke saya tinggal sekitar 15 ribu, itu pun tinggal penyerahan.

Menurut Bupati Fadeli, ” Saya yakin program-program ke depan 2020, telah dikatakan bahwa pihak BPN akan mencuri start, kenapa mencuri stard ? Karena targetnya takut tak terselesaikan, Kepala BPN Lamongan Martono sampai-sampai tak pulang-pulang dari kantor, kalau tidak begitu tidak selesai. Jadi dukungan yang besar apalagi ada program PTSL untuk tanah-tanah di desa (tanah-tanah milik pemerintah desa), ini sangat mendukung sekali.

Sebetulnya Pemerintah Daerah ingin seperti itu, tapi sudah di dukung dengan begitu besar ini, saya minta kepada Camat, Kepala Desa harus mendukung sepenuhnya, program-program semacam ini. Semuanya serba terbuka tidak ada yang di tutup-tutupi, masalah pembiayaannya dan sebagainya. Ini kan luar biasa, kapan lagi, mumpung program-program yang berlebihan ini ada. Semuanya saya harapkan untuk mendukung dan mendorong kepada masyarakat untuk hak kepemilikan tanah ini.

” Saya ingatkan juga, kalau sudah keluar sertifikat jangan cepat-cepat di sekolahkan (sebagai jaminan pinjaman), disambut ketawa oleh para hadirin yang hadir. Soalnya itu sudah barang berharga, seertifikat ini sudah sebagai barang mahal, perbankan-perbankan itu sudah nunggu, bawah kesini dan macem-macem. Itu memang boleh dan silahkan saja demi untuk pengembangan usaha, sehingga tidak terjebak permodalan-permodalan, rentenir-rentenir yang bergentayangan terus. Tidak hanya 10 persen, 50 persen, tidak satu tahun tapi satu bulan bayarnya dan tiap minggu.

Inilah manfaat sertifikat yang kita miliki selain juga memberikan kepuasan bagi keluarga terutama yang PTSL bisa mampu memperkuat hak kepemilikan tanah. Sudah tidak ada lagi, harta gono gini yang dipermasalahkan, sehingga meminimalkan permasalahan-permasalahan di masyarakat. Terima kasih kepada semuanya sukses pada peringati hari jadi Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) 2019 ini. ” Semoga kita semua mampu melaksanakan tugas yang diamanatkan pada kita semuanya”, tandas Fadeli, sebagai orang nomer satu dijajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan tersebut, (Pul/As).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *