HNTI Lamongan POKMASWA MASKOT Tunggul dan Dinas Perikanan Lamongan Menebar Rumpon

Daerah, Regional848 views

Lamongan,kabarone.com-Tepat pada hari ulang tahun nelayan yg jatuh pada tanggal 06 April 2020, HNTI (Himpunan nelayan tradisional Indonesia , POKMASWAS MASKOT (Masyarakat konsrvasi pantai Tunggul) Paciran, bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan ,melaksanakan kegiatan sehat dengan menenggelamkan RUMPON di kawasan pantai Tunggul Paciran lamonga. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Drs Heru widi.Ketua HNTI kab Lamongan,Ketua POKMASWAS maskot Tunggul Paciran,seperti yang disampaikan kedis perikanan lmg ,kegiatan ini dimaksudkan utk agar ekosistem dan biota laut tetep terjaga, juga dalam rangka mengundang ikan ikan itu mendekat ke tepian pantai , agar nelayan kecil bisa mendapatkan ikan tidak perlu jauh jauh , dg demikian biaya oprasional lebih efesien dampak positifnya adalah kesejahteraan meningkat, dalam situasi yang serba terbatas ini akibat covid 19 nelayan tidak boleh lemah, harus tetep bersemangat ,bergembira tapi tetep waspada agar nelayan kuat dan sehat.
Harapan2 juga disampaikan ketua ketua HNTI Kabupaten Lamongan mengatakan , “ZAMHARIL Sip, masyarakat nelayan harus terus menjadi subjek perubahan ,dan karenanya masyarakat nelayan harus ramah teknologi, inovasi tanpa henti ,agar nilai tambah secara ekonomi terus meningkat tapi juga punya kesadaran kolektif menjaga ekosistem laut agar tidak punah,” ujarnya .
Sebagai tuan rumah kegiatan penenggelaman rumpon POKMASWAS MASKOT desa Tunggul kec Paciran Kabupaten lamongan Nurul berharap , karena pentingnya kegiatan rumponisasi bagi masyarakat nelayan , agar TDK berhenti sampai disini tapi terus berlanjut demikian kata Nurul kepada Tim Kabarone.com.

Menutup acara kegiatan rumponisasi kepala Dinas Perikanan Lamongan berpesan , perlu masyarakat nelayan hususnya dan masyarakat luas pada umumnya utk memperbanyak makan ikan disamping agar supaya sehat, kuat , juga sekaligus agar tangkapan para nelayan tetap laku, sehingga ini bahagian dari solusi ditupnya pabrik 2 penerima ikan para nelayan dikarenakan negara tujuan ekspor tutup akibat mewabahnya covid secara global ini.mari konsumsi ikan dalam negeri terus ditingkatkan agar daya beli tetep terjaga, perikanan jaya nelayan sejahtera .pungkasnya( AS,RUL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *