Berakhir Rusuh, Polisi Amankan 100 Demonstran

Daerah270 views

SEMARANG,kabarone.com- Aksi Unjuk rasa menolak pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja di Kota Semarang berujung rusuh.

Kepolisian dari Polda Jateng dan Polrestabes Semarang langsung membubarkan demo di depan gedung DPRD Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (7/10/2020).

Massa terlihat anarkis dengan melempari botol air mineral, batu, petasan hingga potongan besi pagar ke arah petugas.

Dalam kondisi tersebut ratusan personel Sabhara dan Brimob membubarkan massa pengunjuk rasa dengan menyemprotkan air melalui kendaraan water cannon dan menembakkan gas air mata.

Seketika itu, massa pun kocar kacir berlarian menyelamatkan diri. Polisi terus mengejar pengunjuk rasa yang tetap berbuat anarkis di sepanjang Jalan Pahlawan , jalan Kusumawardani hingga menuju kawasan Simpang Lima Semarang.

Polisi pun akhirnya mengamankan 100 demonstran anarkis.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis menegaskan pembubaran massa pengunjuk rasa sudah sesuai tahapan dan undang-undang.

‘Kita sudah berusaha persuasif. Namun mereka terutama massa yang tidak kita kenal (bukan mahasiswa dan buruh) berbuat anarkis dengan melakukan pelemparan dan perusakan fasilitas publik. Karena tidak menghiraukan himbauan terpaksa kita bubarkan,” tegas Auliansyah. (Amr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *