Saya Tak Salahkan LSM Tapi Oknumnya, Ini Penjelasan Penggiat JPM

Daerah343 views

Kabarone.com, Riau _ Mencuatnya pemberitaan terkait ulah oknum LSM , yang melakukan opini berlebihan di media sosial (Medsos) mendapat tanggapan dari Penggiat Jaringan Pemantau Media (JPM) Kabupaten Bengkalis, Sukardi, SH. Ia mengatakan, jika keberadaan LSM Pemerhati Kinerja Aparatur Negara (Perkara) Riau sangat berperan dalam mengawasi kinerja pemerintah.

Menurutnya, LSM Perkara Riau yang diketuai H. Freddy Hutagaol itu merupakan LSM yang hari ini memiliki jaringan hingga ke level pusat. Bahkan, keberadaannya justru memberikan kesejukan kepada masyarakat. Namun, khusus di Kabupaten Bengkalis kesejukan itu tidak tercipta setelah munculnya opini atau pernyataan tidak jelas dari “Oknum” pengurus LSM Perkara Riau, yang sehari-hari melakukan fungsi kontrolnya di wilayah Kabupaten Bengkalis.

“Soal opini di media sosial (Medsos), yang berkembang belakangan ini, tentunya menjadi perhatian kami di JPM. Saya sempat dimintai penjelasan oleh Ketua JPM Bengkalis saudara Indra Jaya, saya ceritakan semua apa yang telah menjadi persoalannya, maka dari itu saya menganggap ini adalah ulah oknum,”kata Sukardi jebolan sarjana hukum (SH) di Universitas Lancang Kuning, dalam waktu dekat akan di wisuda kepada awak media ini, Ahad (8/11/2020) di Bengkalis.

Lebih lanjut, Sukardi, SH mengatakan, selayaknya oknum itu tidak beropini di media sosial, tanpa bukti dan fakta dilapangan. Hari ini oknum tersebut seolah-olah melakukan upaya propoganda terhadap wadah organisasi pers, yang jelas-jelas merupakan mitra kerja pemerintah daerah di Kabupaten Bengkalis.

Ia juga menjelaskan, atas ketidaknyamaan ini. Penggiat JPM ini meminta maaf jika telah menyeret-nyeret atau menyebut wadah LSM Penjara Riau dalam permasalahan yang terjadi. Sebab, JPM juga punya penting dalam mengamati persoalan-persoalan yang terjadi di Kabupaten Bengkalis.

“Itu ulah oknum. Jadi saya minta maaf kalau telah mengaitkan permasalahan opini yang belakangan mengemukan terkait salah satu SKPD. Apa yang dilakukan oknum itu jelas sedikit mengusik suasana keharmonisan antara wadah pers dengan SKPD yang dimaksud. Intinya saya tidak bermaksud menjelekkan LSM Perkara. Sebab, LSM ini punya ahli-ahli hukum yang profesional dibidangnya,”papar Sukardi yang juga aktif di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkalis.

Dikatakannya lagi, berdasarkan analisa dilapangan penggiat JPM Bengkalis ini perlu meluruskannya. Sehingga permasalahan opini di Medsos itu clear dan tuntas. Walaupun menurut kabar yang berkembang, tak semua wadah organisasi pers yang bisa diakomodir oleh pemerintah daerah.

“Saya menilai apa yang disampaikan oknum tersebut masuk ke ranah urusan pribadi. Tapi, oknum menggiringnya ke wadah organsisasi dengan maksud untuk mencapai kepentingan pribadinya sendiri. Apalagi, saat ini di Bengkalis dalam suasana politik. Mari kita ciptakan suasana Pemilukada terlaksana secara santun dan damai,”tukasnya.

Terkait hal tersebut, saat dihubungi Jakson melalui Via WhatSaap, Ahad (8/11) mengatakan tuduhan tersebut udah dilaporkan ke pihak berwajib dan untuk mengetahuinya silakan konfirmasi ke DPP LSM Jakarta.

“Untuk permasalahan itu, silakan konfirmasi ke DPP LSM Perkara di Jakarta,”tukasnya.***(ys/kbr1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *