Februari 2021, LAZiS Jateng Berangkatkan Truk Kemanusiaan Ke Sulbar

Daerah349 views

SEMARANG,kabarone.com- LAZ Al Ihsan (LAZiS) Jawa Tengah akan memberangkatkan truk kemanusiaan pada 12 Februari 2021 mendatang.

Truk bermuatan logistik, sembako, dan bantuan lainnya itu akan menuju warga Sulawesi Barat (Sulbar) korban gempa bumi.

Direktur Eksekutif LAZiS Jawa Tengah Doso Sutrisno mengatakan, hari ini gerakan Truk Kemanusiaan Bersama Bantu Warga Sulbar diresmikan sekaligus 14 Posko bencana yang berada di wilayah Jawa Tengah.

“Posko bencana tersebut ada di Semarang, Pekalongan, Tegal, Pemalang, Surakarta, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Salatiga, Magelang, Temanggung, Kebumen, Wonosobo, dan Purbalingga,” kata Doso di Kantor LAZiS Jateng, Senin (25/1/2021).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu warga Sulawesi Barat dengan memberikan bantuan dalam bentuk dana maupun barang dengan memanfaatkan keberadaan posko di masing masing wilayah.

“Silahkan manfaatkan posko-posko bencana yang telah disediakan di masing-masing cabang atau daerah yang ada,” ucapnya.

Sebelumnya, sambung Doso, LAZiS Jateng pada 17 Januari lalu telah memberangkatkan lima relawan dari Unit Java Rescue untuk melakukan evakuasi, membantu membersihkan puing-puing sisa gempa.

Selain itu, pihaknya juga mendirikan Posko Induk Peduli Mamuju di Jalan Soekarno Hatta, Karuna, Kota Mamuju, dan melakukan penyaluran logistik untuk warga terdampak.

“Kami juga mendirikan dapur umum sinergi yang mampu menyediakan 1.000 porsi, dan melakukan Psykological Aid First di barak penyintas SMP IT Buah Hati Mamuju,” tambah Doso.

“Saya yakin, Indonesia adalah negara dengan masyarakat yang suka menolong dan bergotong-royong. Setelah ada peristiwa tersebut, respon masyarakat cukup luar biasa. Donasi dan bantuan terus mengalir dari berbagai kalangan. Ini membuktikan bahwa masyarakat Indonesia tak pernah meninggalkan saudaranya yang sedang terluka,” jelasnya.

Diketahui, berdasarkan keterangan BNPB pada 21 Januari 2021, gempa bumi di Sulbar menyebabkan dampak pada 29 sekolah, 91 orang meninggal dunia, 1.172 orang terluka, 9.390 orang menyintas, 20.448 jiwa terdampak, serta 8 masjid rusak parah.

Kerusakan juga dialami 2 rumah sakit, 9 puskesmas, 1 kantor gubernur rusak berat, 1.150 rumah (masih pendataan), 1 unit jembatan, dan 1 pelabuhan. (Amr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *