Jaksa Agung Perintahkan JAM Pidsus dan JAM Pidmil Berkoordinasi Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Satelit Kemenhan 

Hukum393 views

Jakarta Kabarone.com,-Jaksa Agung Republik Indonesia (RI) ST.Burhanuddin, memerintahkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militar (JAM Pidmil), supaya segera membentuk tim penyidik koneksitas dan saling berkoordinasi dalam penanganan dugaan korupsi proyek pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan Tahun 2012 sampai tahun 2021.

Jaksa Agung menyampaikan hal tersebut dalam keterangan Persnya usai gelar perkara dugaan korupsi pengadaan proyek satelit di Kemenhan yang merugikan keuangan negara tersebut. Setelah dibentuknya penyidik koneksitas, Jaksa Agung memerintahkan supaya segera menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. 

Acara pemaparan penanganan korupsi yang ditengarai melibatkan institusi TNI itu, dihadiri JAM Pidsus Dr.Febrie Adriansyah, JAM Pidana Militer, Laksamana Muda Anwar Saadi, Direktur Penyidikan JAM Pidsus Dr.Supardi, Plt.Direktur Penuntutan JAM Pidsus Sudarwidadi, Direktur Penuntutan JAM Pidmil, Agus Salim, serta Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Jaksa Agung RI melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan, telah dilakukan gelar perkara dugaan korupsi proyek pengadaan Satelit Slot Orbit 123° bujur timur (BT) pada Kementerian Pertahanan tahun 2012 hingga tahun 2021. Gelar perkara dilakukan di Gedung Bundar JAM Pidsus, dihadiri JAM Pidsus beserta jajarannya dan tim Penyidik, JAM Pidmil dan jajarannya, Puspom TNI, Babinkum TNI, serta dari Kementerian Pertahanan, ujar Leonard 14/2/2022.

Berdasarkan hasil materi paparan tim penyidik, gelar perkara korupsi tersebut disimpulkan, terdapat dua unsur tindak pidana korupsi pengadaan satelit orbit slot yang diduga ada keterlibatan dari unsur TNI dan unsur Sipil itu sehingga para peserta dalam gelar perkara sepakat untuk mengusulkan penanganan perkara ini ditangani secara koneksitas.

“Oleh karena itu, sesuai Pasal 39 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi, Jaksa Agung mengkoordinasikan dan mengendalikan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan tindak pidana korupsi yang dilakukan bersama-sama oleh orang yang tunduk pada Peradilan Umum dan Peradilan Militer,” ujar Jaksa Agung RI.

Menurut Kapuspenkum, Jaksa Agung RI telah memerintahkan Jaksa Agung Muda Pidana Militer untuk segera melakukan koordinasi dengan POM TNI dan Babinkum TNI, untuk membentuk tim penyidik Koneksitas dalam penanganan perkara tersebut. Tim penyidik koneksitas diharapkan dapat segera menetapkan tersangka dalam perkara dimaksud, ungkapnya.

Sementara, menurut JAM Pidmil, Laksamana Muda Anwar Saadi, pihaknya diperintahkan Jaksa Agung untuk membentuk tim penyidik koneksitas dalam penanganan dugaan korupsi proyek pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT). Sebagaimana perintah tersebut JAM Pidmil akan terus berkoordinasi dengan JAM Pidsus yang telah melakukan penyidikan awal. 

“Sebagaimana ketentuan undang undang, tim penyidik koneksitas terdiri dari penyidik POM TNI, Oditur Militer dan juga akan berkoordinasi dengan Orditurat Jenderal, yang kaitannya dengan pelaksanaan penyidikan karena sudah ada dalam satu wadah. Tim penyidik koneksitas akan bekerja bersama sesuai ketentuan dan kewenangan masing-masing, agar segera menetapkan tersangka dalam perkara tersebut,” ungkap JAM Pidmil.

Penulis : P.Sianturi   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *