Pemkot Jakut Siagakan Pos Imunisasi Statis dan Dinamis Untuk Anak Gratis

Metropolitan241 views

Jakarta Kabarone.com,-Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, (Pemkot Jakut), melalui Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) siagakan sejumlah pos imunisasi statis dan dinamis sebagai upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat akan kelengkapan status imunisasi anak yang berusia mulai dari 9-59 bulan.

Hal itu merupakan tindaklanjut dari pelaksanaan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang berlangsung sejak 1-31 Agustus 2022. Dimana lokasi Pos Imunisasi Statis ada di Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit (RS), Bidan praktik mandiri, dan dokter praktik mandiri. Sementara Pos Imunisasi Dinamis hadir di Posyandu, RPTRA, RTH Kalijodo, TK, PAUD, RA, TPA, Bimba, JIC, masjid, gereja, pasar, mal, GOR Sunter, tempat wisata Ancol, dan lokasi lainnya.

Sebagaimana disampaikan Kasudinkes Kota Administrasi Jakarta Utara, dr.Lysbeth Panjaitan, dalam pelaksanaan BIAN tersebut pihaknya telah menyediakan vaksin dijamin berkualitas dan aman bagi anak karena ini untuk melindungi mereka dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Untuk mendapatkan layanan Imunisasi tambahan campak Measles dan Rubella (MR) dan imunisasi jemput bola ini tidak dipungut biaya atau gratis, sehingga masyarakat tidak perlu takut memikirkan biaya imunisasi terhadap anaknya, ucap Kasudin 15/8/2022.

Lysbeth menyampaikan, hingga pertengahan bilan Agustus ini, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan pergerakan masyarakat ke sejumlah pos imunisasi terdekat. Pihaknya akan terus berusaha dan berkolaborasi dengan lintas sektoral, Camat, Lurah, PKK, Kader Dasawisma, pengurus RT/RW, unsur pendidikan, keagamaan, dan pihak lainnya untuk mengkampanyekan pentingnya imunisasi campak MR dan imunisasi kejar. Pihaknya juga mengajak partisipasi dari semua orang tua balita untuk ikut mendukung kegiatan BIAN. 

Masyarakat harus menerima informasi yang utuh mengenai pentingnya imunisasi MR dan lainnya sehingga lebih memahami dan tergerak hatinya untuk segera membawa anaknya ke pos imunisasi terdekat.

“Apabila capaian imunisasinya sudah mencapai 95% maka terbentuklah sistem kekebalan imunitas yang akan terjadi eliminasi campak rubella.
Diharapkan tahun 2023 tidak ada lagi campak rubella dan ini bukan hanya mengejar target tapi bagaimana membuat anak-anak di Jakarta Utara itu bisa sehat semuanya,” ucap Kasudin melalui Komimfotik Pemkot Jakut.

Penulis : P. Sianturi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *