TPN Capres Cawapres Ganjar-Mahfud Tidak Ada Nama Ahok Kenapa ?

headline188 views

Jakarta Kabarone.com,- Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang tidak asing lagi di dunia maya dan dunia nyata, tidak masuk dalam daftar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Capres Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Kenapa, apakah membelot ikut jejak Jokowi ? Itu pertanyaan masyarakat menyikapi nama nama TPN Capres Ganjar Mahfud MD yang sudah diumumkan untuk tahun 2024 mendatang.

Ahok mantan Gubernur DKI Jakarta itu, dikenal masyarakat mulai anak anak, Generasi Milenial, Generasi Z, bahkan Lansia sudah tidak asing lagi mendengar nama Ahok di televisi sebagai orang jujur dan kontroversial dalam menjalankan roda pemerintahan.

Ahok juga merupakan kader Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) semenjak tidak lagi menjabat sebagai kepala Daerah DKI Jakarta. Namun sebagai kader Partai berlambang Banteng moncong putih itu, masyarakat mempertanyakan Ahok kemana dan dimana perannya mendukung Capres/Cawapres Ganjar- Mahfud yang diusung PDIP, PPP, Perindo, Hanura tersebut.

Ahok yang kini mengisi Komisaris Utama (Komut) di perusahaan plat merah PT.Pertamina (Persero) itu, pada tontonan media sosial youtube beberapa hari lalu sempat viral karena mengomentari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pencalonan batas umur Capres/ Cawapres di Pilpres 2024 mendatang.

Dimana dalam komentar Ahok yang dikutip media dengan tegas menyampaikan, melihat kemampuan sebagai pemimpin negara, Ahok memilih Capres Cawapres Ganjar dan Mahfud dibandingkan dengan Capres dan Cawapres yang lain.

Ahok yang gaya bicaranya ceplas ceplos dan tidak neko neko tersebut menyampaikan, “sebagai pemimpin masyarakat Indonesia yang jumlah penduduknya mencapai kurang lebih 300 juta jiwa tidak boleh coba coba”, ungkapnya.

Ahok kelahiran Bangka Belitung tersebut telah dikenal masyarakat Indonesia bahkan luar negeri, mampu membuat terobosan dan program program yang riil dalam menjalankan roda pemerintahan. Saat menjabat Gubernur DKI Jakarta Ahok tidak segan segan memecat seseorang pejabat dari jabatannya jika kerjanya tidak becus. Hal itu nyata dilakukan demi kemajuan Jakarta.

Diketahui juga, Ahok sudah pernah kunjungan silaturahmi kepada masyarakat dengan ceramah keliling di sejumlah Provinsi di Indonesia terutama di wilayah Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Simpatisan Ahok di negeri ini masih banyak, dapat diprediksi mampu mendongkrak jumlah pemilih untuk memenangkan Ganjar dan Mahfud dan juga pemilih untuk memenangkan Partai PDI Perjuangan saat Pemilihan Februari 2024 mendatang.

Kini nama Ahok bagaikan ditelan bumi tidak terdengar, pada hal silaturahmi ketiga Capres Cawapres kepada masyarakat sudah ramai bagaikan kampanye.

Padahal, jadwal kampanye para Capres Cawapres dari penyelenggara Pemilu belum ada ditentukan, namun di lapangan, sejumlah Baliho Capres Cawapres, bendera Partai serta atribut lainnya sudah terpasang di sejumlah titik. Kendati masyarakat simpatisan para calon kontestan Pilpres sudah meneriakkan dukungannya kepada Capres Cawapres yang disukainya, tapi Basuki Tjahaja Purnama mantan suami Veronica Tan itu belum pernah terlihat publik ke publik.

Sutopo Law Firm, Direktur Aihisanru, Anro Manurung SH, yang berkantor di Jalan Kelapa Muda No 165 RT 003 RW 03, Jagakarsa, Jakarta Selatan itu, memprediksi apakah Ahok sama seperti Jokowi lari dari Partai PDIP ? Sebab Ahok kan teman dekat Presiden Jokowi yang saat ini bersama keluarganya sudah berseberangan Partai PDIP pengusung utama menjadi Walikota di Jawa Tengah, Gubernur DKI Jakarta dan menjadi Presiden 9 tahun.

Apakah Ahok juga hengkang dan membelot memilih Capres/Cawapres Prabowo dan Gibran ?, yang jelas dalam obrolan kedai kopi mempertanyakan nama Ahok tidak pernah disebut dalam daftar TPN Ganjar dan Mahfud, ada apa ? ungkap Anro Manurung SH, 5/11/2023.

Penulis : P.Sianturi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *