Proyek Saluran Malaka Baru Menuju KBT Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi PT.BMP Diduga “Dilindungi”Kasudin SDA Jaktim?

Hukum261 views

Jakarta- kabarone.com Pekerjaan konstruksi saluran Malaka Baru menuju Kanal Banjir Timur (KBT)Pondok Kopi Durensawit senilai Rp1,7Miliar dipertanyakan sejumlah kalangan.

Pasalnya ada indikasi pembangunan saluran tidak sesuai spesifikasi.

Salah seorang warga, Suwondo, saat berbincang dengan kabarone.com dilokasi proyek mengatakan ada dugaan pembangunan konstruksi saluran tidak menggunakan lantai kerja.

Wondo, menyebut pengawasan pelaksanaan proyek disebut sangat lemah sehingga para tukang/pekerja tidak memasang pasir urug setebal 5 cm.

Para pekerja/tukang bangunan diproyek juga tampak tidak menggunakan alat pelindung(K3)

Ditambah tidak semua pasir urug di pasang bantalan u ditch,” ujar nya .

Hal serupa diutarakan Sariman, penggiat anti korupsi dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Berani Karena Benar (Berkibar). Menurut ,Sariman pekerjaan yang dilaksanakan PT. Bachtiar Marpa Prima itu layak dibongkar kembali.

“Kalau dilihat dari pelaksanaan kerja di lapangan, dan untuk menghindari kerugian Keuangan Negara yang bersumber dari APBD DKI proyek tersebut layak dibongkar kembali karena diduga tidak sesuai spesifikasi jelas Sariman kepada wartawan.

Sariman , menambahkan Beton jepit tidak dilaksanakan dan

tidak semua pasir urug di pasang bantalan u ditch,”

Padahal, ungkapnya, dalam spek e katalog, harus dipasang 5 Cm. “Hal ini yang membuat pekerjaan itu tidak maksimal sehingga ada dugaan memperkaya diri sendiri,” jelas Sariman.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Timur, Wawan Kurniawan membantah melindungi kontraktor PT. BMP. Pelakasa proyek Konstruksi saluran Malaka Baru menuju KBT.
Tidak ada yg lindungi pak, semua diperlakukan sama kepada pihak ketiga di sda ujar Wawan. (team)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *