by

Camat Pademangan Jakut Sesalkan Tamu Bikin Ribut Dikantornya

Jakarta Kabarone.com,-Camat Pademangan Kota Administrasi Jakarta Utara, Didit, menyesalkan adanya tamu oknum yang mengaku wartawan memancing keributan terhadap Sekretaris Kecamatan (Sekcam) kantor Kecamatan Pademangan.

Keributan yang diduga akibat miskomunikasi tersebut, di uploud masuk video sehingga menjadi tontonan dikalangan Jurnalis dan para pejabat Pemprov DKI Jakarta dan sekitarnya.

Camat menyampaikan, seharusnya tidak baik kalau ada tamu memancing keributan terhadap pegawai, sebab kantor Kecamatan merupakan kantor pemerintah.

Keributan dipicu adanya aknum yang mengaku wartawan memasukkan provosal kegiatan. Pihak Kecamatan telah merespon permohonan tersebut dengan memberikan sumbangaih sebesar Rp 100.000. Namun karena oknum tersebut mungkin merasa kurang puas lalu mengembalikan uang tersebut sehingga memicu keributan kepada Sekcam berinisial S.

Dalam video yang di uplod tersebut terdengar Sekcam membantah adanya dugaan penyalah gunaan anggaran di kantor Kecamatan. Oknum tersebut menilai bahwa Sekcam menyembunyikan nama aslinya, pada hal Sekcam menggunakan atribut lengkap Pemprov DKI Jakarta warna setelan Putih Biru lengkap nama di dada. Sehingga dalam hal ini apa yang disampaikan oknum tersebut tidak benar.

Didit menyampaikan, disetiap kantor pemerintah DKI Jakarta saat ini, seluruh penggunaan anggaran telah transparan. Sehingga katika ada provosal dari rekan rekan tidak bisa dipatok berapa harganya.

Oleh karena itu, “kami berharap semua pihak harunya saling memahami situasi dan kondisi. Bukannya membuat onar di kantor pihak lain. Diibaratkan tamu yang bikin keributan dirumah seseorang bagaimana perasaannya, ungkap Didit.

Ditambahkan, terkait hal tersebut sejumlah pihak menyarankan pihak Kecamatan melapor arau membuka LP di Kepolisian, namun menurut Camat lebih baik ambil hikmatnya saja dan bekerja melayani masyarakat dari pada membuat kerjaan yang tidak berguna. Menyangkut pembenahan terhadap ASN Kecamatan Pademangan, camat mengatakan baik baik saja pekerjaan para ASN, semuanya sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Kami menyesalkan kejadian tersebut,” ucapnya lewat telepon genggamnya 28/12/2023.

Sementara, Sekcam Pademangan mengatakan, oknum tersebut menuduh saya menyembunyikan nama, pada hal saya berpakaian ada nama. “Darimana kita mampu memberikan dana besar kalau ada provosal, sementara anggaran untuk yang demikian tidak ada. Oknum tersebut menduga kita ada korupsi lalu saya terangin sesuai yang dalam ketentuan,” ujarnya.

Penulis : P.Sianturi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *