PT Arutmin Tanam Seribu Pohon di HLH 2024, 801 Ha Akan Diserahterima ke Pemerintah

Nasional124 views

KOTABARU,kabarOne.com- Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2024, PT Arutmin Indonesia Tambang Senakin menggelar aksi sosial berupa penanaman seribu pohon di Desa Sebuli Kecamatan Kelumpang Tengah, Kamis (6/6/2024).

Adapun jenis pohon yang di tanam, yaitu; Johar, Sengon Laut, Sengon Buto, Sungkai, Kemiri, Ulin, Trembesi, Mahoni dan Kayu Putih.

Kegiatan ini dihadiri oleh Manager Tambang Senakin, para kontraktor dan karyawan, Kepala Desa beserta perangkat Desa, tokoh masyarakat, LSM, pelajar dan undangan.

Senakin Mine & NPLCT Manager Ahmad Juaeni mengatakan, permasalahan lingkungan telah berkembang menjadi isu utama dan diamanatkan dalam UUD RI tahun 1945 pasal 28 H ayat 1 yang menyatakan bahwa ” Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”.

“Tema hari lingkungan hidup sedunia tahun 2024 adalah “Land Restoration, Desertification and Drought Resilience”. ucap Juaeni.

Tema tahun ini menyoroti pentingnya tindakan global yang terintegrasi dan terkoneksi dalam sebuah sinkronisasi agenda internasional untuk memulihkan lahan yang terdegradasi yang memiliki dampak besar pada ketahanan pangan, pengurangan kemiskinan dan mitigasi perubahan iklim.

“Selain itu tema ini menjadi pengingat sekaligus ajakan bahwa penyelesaian akar masalah krisis iklim harus diselesaikan dengan inovasi yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan”, tambahnya.

Ahmad Jueni menambahkan, untuk PT Arutmin Indonesia Tambang Senakin sampai dengan April 2024 sudah melakukan reklamasi lahan seluas 3.519,3 Ha di area Senakin Timur, Sangsang, dan Sepapah dan juga telah melakukan penanaman di area Rehabilitasi DAS (Daerah Aliran Sungai) seluas 1.507 ha di lokasi Tahura Sultan Adam dan Kelumpang.

“Pada bulan Juni ini akan dilaksanakan serah terima ke Pemerintah seluas 801 Ha di lokasi Rehab DAS Tahura Sultan Adam,” ungkapnya.

Lebih lanjut, program inovasi yang sudah dikerjakan Arutmin di kegiatan pembibitan salah satunya adalah pemanfaatan limbah sabut kelapa untuk media tanam pengganti top soil dengan metode polycup.

“Program ini mampu mengurangi aktivitas pembakaran limbah sabut kelapa di area pesisir yang berdampak pada peningkatan emisi gas rumah kaca,” bebernya.

Selain itu, polycup yang digunakan juga mampu mengurangi penggunaan plastik polybag yang tidak mudah terurai. inovasi ini masuk ke dalam 3 besar kandidat Subroto award kementerian ESDM pada tahun 2023.

Pada momen ini, saya mengajak kepada semua pihak mari kita kedepankan program-program inovasi yang memiliki dampak dalam pengendalian krisis iklim dan komitmen dalam memerangi perubahan iklim global melalui program penggunaan energi terbarukan, efisiensi energi, efesiensi air dan pengurangan deforestasi,” jelasnya.(HRB)

By; Herpani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *