Review Kesejarahan Kab. Lamongan dan Kab. Sidayu

Ragam260 views

Lamongan,Kabar One.com-Lamongan dan Sidayu (lawas) pada masa lampau adalah dua wilayah kabupaten/kadipaten yang berbeda. Kedua wilayah ini berkembang menjadi pusat administrasi pemerintahan kadipaten semenjak akhir kerajaan Majapahit.

Pada masa kerajaan Demak Sidayu (lawas) telah tumbuh menjadi kota pelabuhan dan kadipaten yang cukup berkembang, menjadi tujuan bagi pelayaran dagang antar pulau. Pun demikian dengan Lamongan yang mampu menjadi kekuatan kadipaten yang diperhitungkan oleh kerajaan Demak.
Lamongan dan Sidayu sama2 tumbuh menjadi kabupaten dan mengelola wilayah masing-masing. Lamongan memiliki wilayah disekitar sisi selatan Bengawan Jero dan selatan gunung pegat hingga sekitar sungai lamong, sementara Sidayu menguasai desa2 di wilayah Bengawan Solo, Bengawan Jero hingga Pantura ujung Pangkah.

Dalam perjalanannya kedua wilayah kabupaten ini juga cukup dinamis, kadang juga diwarnai konflik antar pemimpin seperti kasus penyerangan dan penundukan Sidayu oleh Bupati Lamongan Panji surengrana yang terjadi saat perang Surabaya vs Mataram di tahun 1720an dimana Lamongan bersekutu dgn Surabaya dan Sidayu bersama Mataram.

Setelah perang berakhir dan kerajaan Mataram berhasil meredam Surabaya dan koalisinya. Ibukota kabupaten Sidayu pindah ke Sedayu Kota (Gresik). Dan akhirnya pada pemerintahan kolonial Hindia Belanda sekitar tahun 1910 kabupaten Sidayu di bubarkan. Dari 3 distrik wilayah Sidayu, 2 wilayah distriknya di masukkan menjadi bagian dr kabupaten Lamongan dan 1 distrik lagi masuk kab Gresik.

Sejak saat itulah wilayah kabupaten Lamongan yang semula hanya wilayah pedalaman semakin luas meliputi sekitar Bengawan Solo dan pantai Utara Jawa hingga sekarang.(***).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *