Inspektorat Kabupaten Lamongan Sidak Rutin Di 6 Desa Kecamatan Sugio

LAMONGAN, Kabar One.com- Tim Inspektorat Pembantu (Irban) wilayah Kabupaten Lamongan segera memeriksa 6 (enam) Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Minggu 7 Juli 2024.

Kepala Desa Lebakadi Sugio, Ulyadin Setyo Utomo dimintai tanggapan terkait hal itu, ia mengatakan, “Ya gak ada tangapan.., kalau emang inspektorat mau meriksa, ya gpp (tidak apa apa), kan itu tugas. Ditanya, untuk SPJ (Surat Pertanggungjawaban) Dana Desa (DD) tahun 2023 apa sudah klier. “Ya sudah to,” katanya singkat.

Begitu Abdul Rohim, Kepala Desa Sugio selaku Ketua AKD (Asosiasi Kepala Desa) Kecamatan Sugio dihubungi soal enam Kades termasuk dirinya segera diperiksa Inspektorat berkaitan dengan LPJ kegiatan pembangunan serta keuangan desa. Termasuk juga Ahmad Kepala Desa Supenuh, Sugio. “Pihak nya belum memberikan keterangan kepada wartawan.

Sementara itu, Camat Sugio Yosep Dwi Prihatono dimintai keterangan pemeriksaan Inspektorat ke enam Kades di Sugio. “Ini memang tugas pihak Inspektorat untuk melakukan agenda rutin, jadi kami tidak tahu menahu. Kegiatan pembangunan di desa, pihak Kecamatan hanya meneruskan dari Dinas PMD Lamongan ke masing – masing Desa.

Camat Dwi mengulas, pemeriksaan oleh Inspektorat keenam desa tersebut akhirnya dibenarkan. “Iya benar, terkait SPJ,” ucap Camat Dwi yang didampingi oleh Sekretaris Kecamatan bersama Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di pendopo kantor Kecamatan Sugio.

Dikonfirmasi terpisah, Moh Zamroni, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lamonganketika di konfirmasi awak media mengungkapkan, memang sekarang dilakukan monev (minitoring evaluasi) Inspektorat, di sampling beberapa desa. “Nah monev ini intinya pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat keterkaitan laporan keuangan di desa, tidak hanya itu akan dilihat secara real nya dilapangan, termasuk kegiatan fisiknya.

Lanjut Zamroni sapaannya, keuangan desa antara lain, realisasi APBDes, P-APBDes 2023, termasuk tahun 2024, sejauh mana penggunaannya. Sebelum ada Inspektorat dinas PMD sudah melakukan monev untuk mempersiapkan pemeriksaan yang akan dilakukan Inspektorat. Bahkan kita mendorong Kades, seandainya nanti ada pemeriksaan dari BPKP,” ungkap Zamroni.

“Semua Instrumen yang ada didalamnya, masih kata Zamroni, termasuk proses perencanaannya, BUMDes semua dilakukan pemeriksaan menyeluruh, nanti dituangkan dalam LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) dan diberikan ke masing-masing desa, ke Kecamatan dengan tembusan ke Dinas PMD.

“Semua pelaporan melalui aplikasi termasuk SPJ 2023 diaplikasi Siskeudes nya itu sudah klier semuanya, dituturkan Zamroni, termasuk prosentasi laporan fisik dan keuangan sudah selesai berarti kita bisa menyalurkan DD tahun 2024. Selain itu, yang menjadi dasar pelaksanaan salur (realisasi) DD adalah selesainya penyusunan APBDes, Perkades (peraturan Kepala Desa), tentang BLT.

Ditanya, apabila SPJ tahun 2023 belum klier, anggaran DD 2024 apa bisa dicairkan. “Jika SPJ tahun 2023 belum klier dan sudah dicairkan, nanti kita lihat real nya dilapangan. SPJ APBDes 2023 sudah selesaikan apa belum, kalau belum nanti pasti kami panggil Kadesnya, Tim Was di Kecamatan, Kasi PPM, pak Camat, termasuk pendamping desa,” kata dia.

Dari data dihimpun, “Pada tanggal 2-25 Juli 2025 Inspektorat Lamongan melaksanakan pemeriksaan Pengelolaan APBDes, BUMDes dan Evaluasi Pengelolaan Aset Desa dalam mengelola keuangan negara yang di anggarkan melalui Dana Desa, baik itu tahun anggaran 2023 hingga tahun anggaran 2024.

“Pemeriksaan Inspektorat keenam desa, yakni kepada Kades Sugio, Kades German, Kades Supenuh, Kades Pangkatrejo, Kades Lebakadi dan Kades Gondanglor di Kecamatan Sugio diminta untuk menyiapkan dokumen APBDes 2023 beserta Perubahan dan Realisasinya, APBDes 2024, SPJ Dana Desa dan BKKPD 2023-2024, Laporan Realisasi Penyerapan dan Capaian Keluaran Dana Desa dan BKKPD 2023-2024, Administrasi keuangan desa 2023-2024 (Buku kas umum, buku pembantu kas tunai, buku pembantu pajak, buku pembantu bank).

Serta SK Bendahara, Timlak dan Timwas 2023 dan 2024, Fotokopi RAB dan Gambar pembangunan fisik 2023 dan 2024, Administrasi Pengelolaan Aset Desa 2023 dan 2024, Administrasi Pengelolaan BUMDes 2023 dan 2024 (AD/ART, Pendirian BUMDes, Laporan Semester/Tahunan, Susunan Pengurus, Laporan Keuangan, Proposal, Pertanggungjawaban Permodalan, Fotokopi rekening BUMDes).

Selain itu, saat pemeriksaan dihadirkan di Balai Desa masing-masing, diantaranya, Perangkat Desa, Timlak dan Timwas, BPD, Tenaga Pendamping Desa dan Direktur dan Bendahara BUMDes. Hal itu menindaklanjuti Radiogram Inspektur Kabupaten Lamongan tanggal 26 Juni 2024 Nomor: 700/09/413.201/2024, yang disampikan oleh Camat Sugio, Yosep Dwi Prihatono, kepada enam Kepala Desa di Kecamatan Sugio.(****).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *