by

Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1437H Digelar Senin Depan

-Nasional-557 views

Kabarone.com, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Bimas Islam akan menggelar sidang itsbat (penetapan) pada  Senin (4/7) mendatang untuk menetapkan kapan berakhirnya bulan Ramadan dan kapan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437H. Hal itu diungkapkan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais-Binsyar) Kementerian Agama, Muhammad Thambrin, di Jakarta, Senin (27/6).

“Sidang itsbat awal Syawal tahun ini akan dilaksanakan pada Senin, 4 Juli 2016, di Auditorium HM. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta,” ungkap Muhammad Thambrin, di Jakarta, Senin (27/6).

Menurutnya, selain Pakar Falak dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas-ormas Islam di seluruh Indonesia, sidang isbat tersebut juga akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

”Sidang itsbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku Pemerintah dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan, yang hasilnya diharapkan dapat dilaksanakan bersama,” jelas Thambrin.

Menurut Thambrin, sidang itsbat akan dimulai pukul 17.00 WIB, diawali dengan pemaparan dari Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal menjelang awal Syawal 1437H. Setelah itu, dilanjutkan sidang itsbatnya, yang dijadwalkan akan berlangsung selepas salat Magrib.

Thambrin menegaskan, sidang itsbat akan berlangsung tertutup sebagaimana itsbat awal Ramadan. Namun hasilnya akan disampaikan secara terbuka dalam konferensi pers yang akan digelar setelah sidang,

Guna memantau rukyat hilal Syawal 1437H, menurut Thambrin, Kementerian Agama akan menurunkan sejumlah pemantau di seluruh provinsi di Indonesia. Mereka berasal dari petugas Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota yang bekerjasama dengan Pengadilan Agama dan ormas Islam serta instansi terkait setempat. (*Rd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *