Diduga Bermasalah Penyaluran BLT DD Desa Baturono, Inspektorat Kabupaten Lamongan di Minta Usut Tuntas 

Lipsus69 views

Lamongan,Kabar One.com-Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2024 Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan diduduga menabrak Permendes PDTT No. 13 Tahun 2023 tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa 2024.

Sebelumnya diberitakan beberapa media online, bahwa penyaluran BLT-DD ke KPM, Desa Baturono pada bulan, Januari Februari, Maret tahun 2024, diduga di dalam data 15 orang Kelompok Penerima Manfaat (KPM) penerima BLT-DD terdapat nama-nama diantaranya, Istri Kepala Desa, orang tua, saudara, dan keluarga terdekat perangkat desa. Hal tersebut diduga tidak melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Kepala Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi, Tarmuji ketika di konfirmasi awak media membenarkan, bahwa penerima BLT-DD adalah benar keluarga dari perangkat desa dan juga dibenarkan bahwa istrinya juga menerima.

“Ya memang benar bahwa istri saya juga menerima tapi bantuan tersebut kami berikan kepada salah seorang warga desa kami yang sangat tidak mampu, warga tersebut tidak memiliki KTP, jadi pakai nama istri saya dalam penerimaan BLT DD,” ungkap Kades Tarmuji.

Kades juga membenarkan 13 nama dari 15 penerima BLT DD tersebut, adalah keluarga dari perangkat saya, namun saya berani bertanggung jawab. Contohnya saja ada nama istri kasun (Kepala Dusun) juga menerima BLT DD, karena kasun kami sakit dan kakinya diamputasi, sehingga butuh perawatan maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Moh. Abaidillah, Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kecamatan Sukodadi dikonfirmasi kenapa hal tersebut bisa terjadi.

Bagaimana kegiatan tersebut sampai kecolongan. Abai sapaanya tidak memberikan klarifikasi sebagai hak jawabnya. Namun dia terkesan bungkam ketika dikonfirmasi.

Terpisah, Mohammad Zamroni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kepada rekan media menanggapi hal itu, apakah kecolongan pengawasannya. Menurut dia, memang benar kalau dikatakan  kecolongan ya kecolongan. Namun demikian, setelah diketahui pihak dinas langsung turun dan membentuk tim diantaranya, dinas PMD, pendamping desa dan Kasi PPM Kecamatan.

Selanjutnya, kata Zamroni, setelah itu agar uang BLT-DD tersebut senilai kurang lebih Rp. 13,5 juta dikembalikan dan sudah masuk ke RKD (Rekening Kas Desa). Begitu juga Kades dibuatkan pernyataan bermeterai yang isinya agar hal itu tidak diulangi kembali.

Kemudian dilakukan musyawarah desa khusus (Musdesus) lalu dilakukan perubahan Perkades (peraturan kepala desa). Zamroni meminta sekaligus mengaskan, agar BLT-DD tersebut pada bulan Juni 2024 ini segera direalisasikan atau disalurkan kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM),” tegas Zamroni.

Zamroni menghimbau, selanjutnya agar Kepala Desa berkomunikasi dengan Kasi PPM dan pendamping desa untuk menjalankan sesuai aturan yang ada. Termasuk Kasi PPM dan pendamping desa selalu update melakukan pendampingan serta pengawasan,” pungkasnya.

Data dihimpun oleh kalangan awak media yakni penerima BLT-DD yang keluarga Kepala Desa dan Perangkat Desa, berjumlah 15 orang, dinataranya, Simpen mertua siran (Kaur), Sonah mertua Yanto (Kaur), Kanah ibuknya Eka (Kaur), Silvia menantunya ibuk Rus (Kaur), Sudarsono adik siran (kaur).

Anis Suryani istri (Kades), Wahyuti kusnaningsih istri (Kasun Dorocilik), Miah istri (Kasun Pilangbango), Komsatun istri (Kasun Balung), Ariska Septian Dewi anak (Kasun Genengan), Kaselan bpk mertua (Kasun Cabean), Waridin bapak mertua (Sekdes), Suci istri (Kaur), Afir Rahman Buruh petani, Midim Buruh Tani.

Berdasarkan Permendes PDTT No. 13 Tahun 2023 tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa 2024.

Fokus penggunaan Dana Desa diutamakan penggunaannya untuk mendukung:
Penanganan kemiskinan ekstrem;
Program ketahanan pangan dan hewani;
Program pencegahan dan penurunan stunting skala Desa; dan/atau
Program sektor prioritas di Desa melalui bantuan permodalan BUM Desa/BUM Desa bersama, serta program pengembangan Desa sesuai potensi dan karakteristik desa( Red***).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *