by

Bersama Polda Jateng, FH Unisbank Deklarasikan Kampanye Anti Hoax

Kabarone.com, SEMARANG – Sejumlah pejabat penyelenggara terkait dengan pemilu menandatangani deklarasi anti hoax guna mewujudkan pilkada yang damai di Jawa Tengah. Sebelum menandatangani deklarasi, digelar FGD dengan tema Mewujudkan Pilkada Damai yang diselenggarakan kerjasama antara Fakultas Hukum Unisbank Semarang, imTV dan Polda Jawa Tengah di Ruang Seminar lantai 9 Kampus Unisbank Mugas Semarang. (30/04/2018).

Hadir dalam diskusi sekaligus menandatangani deklarasi anti hoax, yaitu ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar Saka, Panwas Kota Semarang Naya Amin Zaeni,Rektor Unwahas Pro.Mahmutarom, Komisioner KPU Jateng M Hakim Junaedi, Kompol Mulyadi polda Jateng, Kodam IV Diponegoro, sejumlah organisasi masyarakat dan aktifis mahasiswa. Karman Sastro advokat sekaligus Ketua BKBH FH Unisbank Semarang memandu proses diskusi dan konsolidasi penandatanganan anti hoax.

Ketua Bawaslu Jateng Fajar Saka mengharapkan masyarakat tidak mudah terpancing untuk menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya ke media sosial. “ Pelanggaran pemilu tidak dilakukan oleh media sosial yang sudah jelas terdaftar di KPU oleh calon, pasti isinya bagus bagus semua. Justru seringkali ada penemuan akun palsu yang menyebarkan hoax, untuk itu diharapkan masyarakat tidak mudah untuk turut menyebarkan,” pintanya.

Demikian halnya dengan anggota KPU Jateng, Hakim Junaedi mengharapkan partisipasi mahasiswa untuk terlibat dalam pengawasan pemilu. “Dengan banyak melibatkan pangawasan masyarakat, hal ini mampu membawa kualitas demokrasi dalam pilkada,” ujarnya.

Sementara itu, Kompol Mulyadi dari Polda Jateng mengatakan dalam hal ini pihaknya sudah ada tim khusus Cyber yang tugasnya melakukan pengawasan dan penindakan oleh media sosial yang menyebarkan berita hoax. Namun tetap butuh kerjasama antar pihak dan masyarakat yang secara aktif ikut berkontribusi dalam menjaga pilkada yang damai.

Pada kesempatan yang sama pula Dekan Fakultas Hukum Unisbank, Dr. Rochmani,SH.M.Hum terus berkomitmen mendorong mahasiswanya ikut berkontribusi dalam pilkada di Jawa Tengah. “Deklarasi anti hoax ini adalah salah satu bentuk komitmen bersama agar pilkada tidak diwarnai dengan berita hoax yang memecah belah kesatuan bangsa,” terangnya. (Amr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *