Bayi Tak Berdosa Ditumpukan Sampah Gegerkan Warga Lamongan

Hukum467 views

Kabarone.com, Lamongan – Masyarakat Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Lamongan, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan bayi di tumpukan sampah rumah tangga yang ada di kubangan air, Selasa (20/03). Sosok bayi tersebut selamat dari maut setelah ditolong oleh warga. Beruntung bayi yang terbungkus itu tak sampai tenggelam dan tetap bertahan di permukaan air karena tertahan tumpukan sampah.

Warga sekitar kejadian Sriatun kepada wartawan mengungkapkan, bahwa awalnya ia melihat seperti boneka mengapung diatas kubangan sampah.

“Saya melihat pertama dia seperti boneka yang mengapung diatas kubangan sampah, karena tak begitu yakin kemudian mencoba mengamati lebih dekat,” ungkap Sriatun.

Begitu kagetnya dia saat mengetahui jika benda yang mengapung diatas tumpukan sampah pada kubangan air ternyata sosok bayi mungil dan bergerak-gerak. Seketika itu, dia pun berlari-lari memberitahukan ke warga sekitar kejadian.

Warga yang mengetahui adanya kejadian tersebut langsung melaporkan penemuan bayi itu ke petugas kepolisian. Atas laporan warga tersebut, petugas kepolisian pun bergegas ke tempat ditemukanya sosok bayi. Sikap, cepat dan tepat anggota Polsek Pucuk, Aiptu Ahmad mengevakuasi bayi mungil itu. Saat dievakuasi, bayi itu terdapat air di sekujur tubuh bayi.

Bayi tersebut kemudian dibawa ke Klinik Asyifa’ Pucuk sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan secara intensif di RSUD dr Soegiri Lamongan.

Hasil penyelidikan oleh pihak kepolisian, pelaku/tersangka pembuang bayi di indikasi dilakukan oleh seorang perempuan bernama Lusiana (22). Karena bayi tersebut diduga dari hasil hubungan gelapnya Lusiana. Kini polisi masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk orang tua ibu bayi.

Dia, diduga membuang bayi itu ke kolam di belakang rumah yang juga menjadi tempat pembuangan sampah. Polisi lalu melanjutkan menyelidikan ke rumah Lusiana dan benar, petugas menemukan bercak-bercak darah.

Bayi yang dilahirkan Lusiana itu berjenis kelamin laki-laki dan diakui anaknya karena dia mengaku malu menanggung aib, sebab bayi yang tak berdosa tersebut yang dilahirkannya itu dari hasil kumpul kebo dengan pacarnya. (pull/pur/ian).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *