Kapolda Jateng : Lakukan Penindakan Dengan Senyum, Salam dan Sapa

Hukum475 views

Kabarone.com, SEMARANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2018 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Condro Kirono, di halaman Mapolda Jateng, Kamis (26/4/2018).

Apel tersebut diikuti oleh 292 personil Polda Jateng ditambah personil dari instansi lain seperti Dishub, TNI, dan Jasa Raharja.

“Kegiatan Operasi Patuh Candi 2018 akan berlangsung selama 14 hari yang bertujuan agar masyarakat memasuki Bulan Ramadan bisa lebih tertib dalam berlalu lintas,” ujar Condro

Saat Ramadan sampai Idul Fitri, lanjut Condro, pada umumnya arus lalu lintas meningkat, yang biasanya rawan kecelakaan.

“Kecelakaan biasanya terjadi karena rem blong, namun masih banyak juga dikarenakan pengguna jalan yang melanggar lalu lintas,” kata Condro.

Untuk itu Condro berharap dengan operasi patuh candi ini masyarakat yang melaksanakan Ramadan akan lebih tertib dalam berlalu lintas.

Menurut Condro, di Jawa Tengah setiap harinya terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 10 hingga 11 orang meninggal dunia.

Menurut data, pada tahun 2017 korban meninggal akibat kecelakaan sebanyak 4.126 jiwa. Angka tersebut menurun bila dibanding tahun sebelumnya, yakni 4437.

Condro menekankan agar para anggotanya tetap melakukan senyum, salam dan sapa saat melakukan penindakan. “Saat melakukan penindakan petugas harus simpatik, ramah dan murah senyum,” tambahnya.

Sedangkan maksud penindakan sendiri menurutnya untuk kebaikan pengendara. “Mungkin saja tidak ditindak di sini, namun si pelanggar akan ditindak di tempat lain. Jangan sampai terjadi kecelakaan karena faktor kejar-kejaran yang hanya akan merugikan diri sendiri dan orang lain, ” lanjut Condro.

Sementara Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Bakharuddin menyebutkan bahwa ada tujuh sasaran atau pelanggaran yang akan diambil penindakan pada saat operasi Patuh Candi 2018 berlangsung.

Diantaranya pengemudi yang menggunakan HP, melawan arus, pengemudi di bawah umur, pengemudi yang berboncengan lebih dari satu.

“Selain itu penindakan juga akan dilakukan pada pengemudi yang tidak menggunakan helm ber SNI, pengemudi menggunakan narkoba dan juga pengemudi yang mengendarai kendaraan dengan kecepatan melebihi batas,” ucapnya.

Diketahui, Polda Jateng pada Operasi Patuh Candi 2018 kali ini melibatkan 400 anggotanya guna membantu, bersama masyarakat menciptakan ketertiban lalu lintas. (Amr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *