Demi JASMERAH, MUI Bali Perkuat Poros MUI-STAID-FPSI

Nasional521 views

Bali,Kabar One.com-“Kondisi saat ini adalah hasil dari masa lalu. Yang harus dilakukan saat ini adalah merancang masa depan dengan modal masa lalu dan saat ini, dalam rangka harmonisasi demi penguatan kedamaian berkehidupan (sisi lain hakikat makna Islam)”, demikian antara lain penjelasan Ketua MUI Bali H. Sigit saat menerima kunjungan silaturahim Forum Pemerhati Sejarah Islam (FPSI) di Aula MUI Bali pada hari Jum’at (19/3).

Kunjungan silaturahim FPSI ke Kantor MUI Bali berlangsung dengan penuh keakraban. Selain diwarnai penyampaian informasi-informasi terkini seperti rencana penerbitan Buku “Terbitnya Bulan Tsabit di Pulau Dewata” oleh FPSI, juga munculnya gagasan-gagasan segar utamanya terkait langkah riil, urgen, dan sinergis antara lain melalui penguatan poros kerjasama MUI-STAI Denpasar Bali-FPSI.

Kegiatan terdekat sebagai tindaklanjut dari poros kerjasama tiga institusi ini adalah berupa agenda Sarasehan peradaban Islam dan sejarah kebudayaan daerah (Bali), yang akan dilaksanakan pada akhir pekan Maret ini.

Sarasehan dimaksudkan antara lain adalah untuk menggali dan menginformasikan kembali bagi generasi kini maupun mendatang, tentang partisipasi positif dan kreatif yang pernah dilakukan oleh para tokoh dan masyarakat Muslim pendahulu di Bali, sebagaimana penjelasan Wakil Dewan Pertimbangan MUI Bali H. Taufik As’adi pada acara silaturahim tersebut.

Kegiatan-kegiatan kesejarahan Islam di Bali penting untuk terus menerus dilakukan secara bersama-sama (sinergi antar komponen), baik melalui Sarasehan, atau berupa penerbitan buku/artikel, penayangan film-film dokumenter, dan sebagainya, agar pesan peringatan JASMERAH (Jangan Sekali-sekali Melupakan Sejarah) tidak terabaikan terutama bagi generasi milenial saat ini maupun yg mendatang.

Dalam silaturahim tersebut, hadir dari pihak FPSI yakni Ketua H. Imam Asrori, Sekretaris H. Yusron, dan beberapa pengurus FPSI. Dari STAI Denpasar Bali, hadir Rektor/Ketua Jumari. Sementara dari MUI, selain DPH (unsur ketua dan sekretaris), juga hadir Ketua Komisi Pengkajian dan Penelitian Dr. Badrut Tamam beserta anggotanya, dan Dosen Arkeologi FIB Universitas Udayana Dr. Rochtri Agung Bawono (Kontributor Jumari).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *