Lecehkan Kaum Hawa Nias, Ketua KNPI-Nisel Geram Dengan Cuitan DW

Daerah, Regional2,061 views

 

Kabarone.com, Nias Selatan- Tidak hanya di Kota Gunungsitoli, tokoh- tokoh pemuda Kepulauan Nias lainya juga merasa tidak terima dengan statemen David Wong  “ yupsss benar bgt sobat dan sbnrnya klo mau mempertahankan budaya asli Nias maka para kaum hawanya bole jg tuch utk kembali berpakaian spt zaman bahelak pastinya akan jd lbh ketara budaya Nias nya, jgn di robah disesuaiin aja dgn zaman dl, spt sedia kala…hehehehe ( spt photo komen om Agus hardiyan Mendrofa di atas ) lumayan jg buat di photo pasti bakalan byk yg akan menjadikan nya objek photography sama spt di daerah Papua sana “ Tulis David Wong di wall jejaring sosial facebooknya.

Yurisman Laia, SH selaku ketua DPD-KNPI Kabupaten Nias Selatan saat diminta tanggapannya, mengaku merasa prihatin dengan pernyataan DW alias Wensiang dan menyarankan supaya lebih baik keluaga David yang mencoba dulu sarannya itu.

“Sehingga kemudian setelah dicobanya maka masyarakat Nias akan menilai apakah sesuai dengan norma atau tidak,“ ucap Yurisman kepada Kabarone saat dikonfirmasi via seluler, Kamis (24/03).

Dia juga meminta supaya David Wong menguji komentarnya itu. Tetapi kalau tidak sanggup menurutnya lebih baik David minta maaf kepada masyarakat suku Nias terutama kepada kaum hawa Nias.

“ Nah kalau saudara david tidak sanggup, tentu lebih baik minta maaf saja ke publik melalui media massa maupun media elektronik, jelas… secara pribadi saya tidak terima cuitannya itu, maka saya minta ke David untuk menguji kemontarnya, dengan memulai dari keluarganya, patenkan,“ tegas Yurisman yang juga Angggota DPRD Kabupaten Nias Selatan itu.

Lebih lanjut Yurisman mengungkapkan, “Mana mungkin itu… Negara saja berusaha supaya suku-suku yang masih ada seperti itu, contohnya di Daerah Jambi, negara berusaha meninggalkan budaya itu. Lahh.. Datang si David balik ke zaman bahelak. Makanya saya sarankan kalau mau balik, sebaiknya memulai dari dirinya sendiri dan keluarganya. Jangan cuma pintar kasih saran tiba menjalankan gak sanggup,“ pungkasnya.

Tidak hanya itu, Ketua DPD – KNPI Kabupaten Nias Selatan itu juga merasa kecewa dengan orang-orang yang malah kembali mendukung statment DW yang menjadi kontroversial itu. “Padahal yang dilecehkan dan yang dihina si David itu bukan lah orang lain, melainkan ibu dan saudara perempuan sendiri,” tukasnya.

“Aneh ya….Negara tidak butuh manusia seperti itu, jadi saya sarankan kepada orang-orang yang pro dengan statment David itu supaya perbanyak membaca buku budaya dan belajar tentang norma-norma dan adat-istiadat di Kepulauan Nias. Mana mungkin ada niat kembali kesitu lagi, saudara perempuan sendiri dihina, kok malah kembali di dukung atau mereka pro bisa saja karena teman dengan David atau mungkin dianggap komentar David itu bukan yang mesti didengarkan karena David tidak punya kapasitas tentang itu,” tuturnya sekaligus mengakhiri. (@ Fr.Lature )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. Benar juga tuh, seharusnya dipraktekkan dulu kepada keluarganya ntar kita nilai apakah cocok kembali ke zaman bahela atau tidak, setiap omongan harus dibuktikan dengan praktek pada diri sendiri sebelum diterapkan kepada orang lain.