Bangkespolimas Gelar Rakor Kerawanan Konflik Sosial bersama FKUB Propinsi Jawa Timur

Daerah, Regional587 views

Kabarone.com, Bojonegoro – Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) Kabupaten Bojonegoro Propinsi jawa timur Menggelar rapat koordinasi (Rakor) tim terpadu penanganan konflik Sosial dan silaturahmi FKUB Provinsi Jawa Timur pada hari Kamis (08/12) yang dimulai pada pukul 09.30 yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati  Bojonegoro Drs. Setyo Hartono.

Dalam sambutanya Drs. Setyo Hartono mengatakan “Alhamdulillah Kabupaten Bojonegoro telah melaksanakan Pilkades serentak 32 Desa, beberapa minggu yang lalu pada tanggal 30/11/2016 berjalan lancar dan Kondusif.itu semua karena dukungan dan kerjasama yang baik dari berbagai Pihak Pemerintah desa ,Kecamatan ,dan Aparat dari Polri dan TNI Yang mengamankan jalannya Pilkades tersebut.Selain itu yang perlu diwaspadai adalah Kerawanan di Lapangan Banyu Urip Blok cepu ,Karena setelah Kegiatan Proyek Blok cepu telah selesai ,Maka ada sekitar 3700 Eks Karyawan yang menganggur tentu dikawatirkan adanya gesekan dari pihak yang tidak bertanggung jawab,sehingga rawan terjadi konflik.maka perlu adanya kewaspadaan dini,” Ungkapnya.

Acara yang dikemas dalam forum silaturrahmi antar agama yang juga dihadiri Dandim 0813 Bojonegoro,Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro, FKUB Provinsi Jawa Timur, FKUB Bojonegoro, seluruh Danramil di Bojonegoro, seluruh Kapolsek di Bojonegoro, seluruh Camat di Bojonegoro serta organisasi masyarakat yang berjumlah sekitar 250 orang undangan.

Dalam paparannya kepada seluruh yang hadir tentang Pasal 13 UU no. 2 th 2002, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bontoro mengajak seluruh tokoh untuk senantiasa mendukung dan memberikan masukan terhadap kinerja Kepolisian khususnya Polres Bojonegoro dalam menjaga Harkamtibmas di wilayah Bojonegoro

“Kami mohon kepada seluruh tokoh yang hadir untuk selalu mengontrol kinerja Polisi dalam menjaga Kamtibmas di Bojonegoro ini”, ajak Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga memaparkan potensi gangguan keamanan yang ada di wilayah Bojonegoro, namun sudah berhasil ditangai dan diselesaikan oleh Polres Bojonegoro. Seperti permasalahan yang sebelumnya terjadi di Kepohbaru antara kelompok LDII dengan masyarakat sekitar dan yang saat ini masih ada yaitu terkait tentang sengketa klenteng Hok Swie Bio.

“Setiap daerah pasti ada potensi gangguan kamtibmas yang berkaitan dengan keagamaan, namun kalau kita bersama-sama untuk mencari solusi pasti akan cepat terselesaikan”, tegas Kapolres.(DAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *